28 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraKorban Meninggal Letusan Semeru Jadi 48 Jiwa, Pengungsi 10 Ribu Orang

Korban Meninggal Letusan Semeru Jadi 48 Jiwa, Pengungsi 10 Ribu Orang

LUMAJANG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan jumlah korban meninggal akibat awan panas guguran (APG) Gunung Semeru menjadi 48 jiwa sampai Senin (13/12) setelah ditemukan lagi dua korban jiwa.

“Sementara itu data jumlah korban kumulatif yang dilakukan rawat jalan di Puskesmas serta posko kesehatan berjumlah 2.004 jiwa,” kata Plt Kepala Pusat Data Informasi serta Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis BNPB yang diterima di Surabaya, Selasa.

Dalam mendeteksi serta mencari lokasi potensial korban tersebut, Tim Pencarian serta Pertolongan (SAR) menurunkan sebanyak 11 anjing pelacak yang berasal dari satuan Polda Jawa Timur, Mabes Polri serta Polres Malang.

Puluhan alat berat juga ikut diterjunkan dalam penanganan bencana yang disebabkan awan panas serta guguran erupsi Gunung Semeru. Nantinya, dipergunakan untuk membuka jalur jalan nasional antara Lumajang serta Malang, tepatnya di Dusun Kamarkajang yang saat ini dalam proses perbaikan serta telah mencapai 80 persen.

Baca juga :  Rekomendasi hotel konsep resort under 199k aja di surabaya !!Country Heritage Resort Hotel em…

BNPB mengatakan dari kejadian tersebut hingga Senin (13/12), jumlah korban langsung APG Gunung Semeru yang masih dirawat ada sebanyak 18 orang.

Selanjutnya pengungsi yang terdata pada Posko Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Semeru, berjumlah 9.997 jiwa yang tersebar di 148 titik berbagai wilayah.

Dengan rincian pengungsi di Kabupaten Lumajang sebanyak 141 titik dengan jumlah penyintas 9.754 jiwa, sedangkan terdapat titik pengungsian di Kabupaten Malang ada dua titik dengan 179 jiwa, Kabupaten Probolinggo di satu titik dengan 11 jiwa, Kabupaten Blitar di satu titik dengan 20 jiwa serta Kabupaten Jember di tiga titik dengan 13 jiwa.

BNPB turut mengimbau baik pengunjung maupun wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam satu kilometer dari kawah maupun puncak Gunung Semeru, serta lima kilometer ke arah bukaan kawah di sektor tenggara-selatan.

Baca juga :  Mobil ASN Seruduk Pohon serta Tiang Listrik di Jalan Diponegoro

Semua pihak perlu mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, serta lahar di sepanjang aliran sungai serta lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. “Waspadai pula potensi luncuran di sepanjang lembah jalur awan panas Besuk Kobokan,” ujar Abdul. (antara/rek)

Sumber »

Must Read

Related News