29 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraAntisipasi Covid, Jatim Rutin Operasi Gabungan di Perbatasan Jateng & Bali

Antisipasi Covid, Jatim Rutin Operasi Gabungan di Perbatasan Jateng & Bali

SURABAYA – Juru Bicara Satgas Covid-19 Jatim Dr Makhyan Jibril Al Farabi mengatakan, kasus aktif Corona terus mengalami penurunan. meski demikian ia tetap mengimbau supaya warga tidak mengendurkan protokol kesehatan saat momen Natal 2021 serta tahun baru 2022 (Nataru) nanti.

“Sekarang tambahan hariannya kisaran 20-35 kasus. Penderita yang sembuh lebih banyak serta sedikit untuk penambahan kasus. Tren ini cukup bagus serta harus terus kita jaga bersama, apalagi ini mendekati momen Nataru,” katanya, kemarin.

Menurunnya, kasus aktif Covid-19 ini disebabkan Satgas pola penanganan Covid-19 sudah sesuai dengan standar World Health Organization (WHO). Yakni dengan sejumlah indikator seperti jumlah tracing, ketersediaan tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR), positivity rate, serta cakupan vaksinasi. Seluruh indikator tersebut telah dipantau serta dikontrol sesuai dengan ketentuan WHO. “Termasuk penindakan yang cepat akan mengurangi risiko kematian,” jelasnya.

Baca juga :  Persebaya Fokus Latihan Taktik untuk Kalahkan PSS Sleman

Jibril mengatakan kemampuan testing yang dilakukan Jatim secara harian sudah cukup tinggi. Menurutnya, banyaknya orang yang menjalankan testing akan mampu mengungkap kasus Covid-19 lebih cepat sehingga dapat segera tertangani.

“Begitu juga dengan cakupan vaksinasi di Jatim terus dikejar untuk meminimalkan dampak dari serangan virus. Belajar pada pengalaman tahun lalu, semua tetap patuh dengan protokol kesehatan serta jangan lengah meski sudah vaksin,” katanya.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Jatim per Minggu (12/12) sebanyak 399.728 terkonfirmasi, tetapi dari jumlah tersebut yang sembuh sebanyak 369.867 atau 92,53 persen.

Sedangkan yang sembuh pada hari yang sama sebanyak 29 orang serta yang meninggal tiga orang. Kemudian dari 38 kabupaten/kota di Jatim ada enam daerah yang 0 kasus aktif. Yakni Kota Blitar, Kabupaten Situbondo, Kota Pasuruan, Kota Madiun, Kabupaten Pamekasan serta Kabupaten Magetan.

Baca juga :  Nonton banyak cuannya? Kok dapat?? dapat doong! Semua dapat di Cinépolis Cinemas!Beli minimal 2 …

untuk capaian vaksinasi dosis pertama mencapai 73,20 persen atau 23.296.752 orang. Sedangkan dosis kedua mencapai 52,03 persen atau 16.558.269 orang. Kota Surabaya menjadi daerah yang capaian vaksinasinya tertinggi. Disusul Kota Madiun, Kabupaten Sampang, Kabupaten Bangkalan, serta Kabupaten Jember.

Sementara itu untuk 33 kabupaten/kota di Jatim vaksinasi umum sudah mencapai lebih dari 70 persen. Ada lima daerah yang belum 70 persen yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Madiun, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Pasuruan serta Kabupaten Lumajang.

Sedangkan untuk vaksinasi lanjut usia (lansia) 33 kabupaten/kota sudah mencapai lebih dari 60 persen. untuk lima daerah yang belum mencapai 60 persen meliputi Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Sampang, Kabupaten Blitar serta Kabupaten Pasuruan.

Baca juga :  Sri Mulyani: Pemerintah Harus Belajar dari Delta untuk Tangani Omicron

Kepala Satpol PP Jawa Timur Hadi Wawan Guntoro mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi serta sinergi antar wilayah yang bertujuan mempersiapkan upaya penertiban saat Nataru. Ia mengaku rutin melaksanakan operasi-operasi gabungan lintas provinsi. “Baik dengan Jateng, yang berbatasan dengan Kabupaten Ngawi serta Pacitan. serta kini dengan Provinsi Bali di perbatasan Banyuwangi serta Jembrana,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini dianggap sangat strategis dalam jaga ketertiban serta melonjaknya penyebaran Covid-19.  “Kita ingin hal ini dilakukan dengan kolaborasi antar provinsi serta kabupaten/kota,” pungkasnya.  (mus/opi)

Sumber »

Must Read

Notes notes …

Related News