31 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraKerap Dihina Mertua disebabkan Tak Punya, Pilih Mendua Sesuai Selera

Kerap Dihina Mertua disebabkan Tak Punya, Pilih Mendua Sesuai Selera

Jika sudah berkeluarga, jangan pernah sekali-sekali menghina keluarga mertua. dapat-dapat suami pilih mendua.

LUKMAN AL FARISI/Wartawan Radar Surabaya 

Hidup dalam keluarga yang pas-pasan membuat Donwori, 32, harus ekstra sabar. Sebab istrinya, Karin, 30, kerap menghina keluarganya. Hal ini juga dilakukan sang mertua ibu dari Karin. Katanya, Karin menyesal hidup dengan pria tak punya.

Donwori mengaku, awal pernikahannya tak ada masalah apa-apa. Karin tak masalah meski Donwori bukan anak orang kaya. Ngaku cinta, serta akan menerima keluarga Donwori apa adanya.

“Karin memang anak orang kaya. meski tinggal di desa, tapi ayahnya pengusaha mebel, serta banyak sawahnya juga,” ujar Donwori.

Sayang, baru 10 bulan menikah, Karin mulai berubah. Kerap marah-marah, merasa hidup tak berkecukupan. Katanya nafkah yang diberi Donwori tak cukup. Padahal sejak awal menikah, Karin tau kalau Donwori hanya seorang guru.

Baca juga :  MA Pecat Hakim Itong serta Panitera Hamdan setelah Ditangkap KPK

“Nah setiap kalo aki serahkan gaji, selalu kurang, kurang serta kurang. Katanya ayah sama gak dapat mendidik saya jadi suami yang baik,” imbuhnya.

disebabkan masih baru menikah, Donwori berusaha sabar. Sayang, lama-lama, hinaan Karin makin parah. Ibu, ayah, kakak, hingga saudaranya yang lain kerap dihina. Katanya keluarga miskin, serta tak tahu diri.

Merasa keluarga besarnya dibawa-bawa, Donwori pun marah bukan kepalang. Pergi dari rumah, serta kencan dengan wanita lain. “Hanya ingin balas dendam. untuk tahu, kalau wanita bukan dia saja,” ujar Donwori.

Sayang, hal itu makin memperparah keadaan. Karin pergi dari rumah serta tak pernah kembali. Merasa sudah tak ada jalan, Donwori pun pergi ke pengadilan agama klas 1A Surabaya.

Baca juga :  Hotel Singgasana Dieksekusi gegara Nunggak Sewa Lahan Rp 58 M

“Saya sakit hati sama dia. Keluarga dibawa-bawa. Sudah sabar masih saja sering begitu. Ya sudah bubar sajalah,” jelasnya. (*/opi) 

Sumber »

Must Read

Related News