29 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraHendak Naik Gunung, Pemuda Kedinding Dibacok di Prapen

Hendak Naik Gunung, Pemuda Kedinding Dibacok di Prapen

SURABAYA – Seorang pemuda berusia 21 tahun, Yusuf Maulana, warga Jalan Tanah Merah, Kedinding, Kenjeran, Surabaya, menjadi korban pembacokan di Jalan Raya Prapen, Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Minggu (12/12) sekitar pukul 01.00. Akibatnya, korban mengalami luka parah di perut serta masih menjalani perawatan di RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Kapolsek Tenggilis Mejoyo AKP Riki Donaire Piliang saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Kejadian di depan kedai soto Jalan Prapen. Korban satu orang,” ujarnyakepada Radar Surabaya, Minggu (12/12).

Mantan Kasat Reskrim Polres Sampang menjelaskan, awalnya korban bersama lima temannya mengendarai motor dari kawasan Jalan Ir Soekarno MERR hendak ke Malang. Di sana, kelompok korban bertemu dengan segerombolan kelompok pelaku. “Awalnya selisih paham di MERR. Korban dieksekusi di Prapen,” sebutnya.

Baca juga :  Gencar Transformasi Digital, Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp28,03 Triliun

Setelah korban tersungkur, kelompok pelaku kabur meninggalkan lokasi. Sementara korban ditolong temannya serta petugas. Kemudian dilarikan ke rumah sakit. “Selisih paham di jalan. Mereka tidak saling kenal, pelaku bawa sajam. Korban bersama lima orang temannya mau naik gunung Butak,” bebernya.

Saat ini Unit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo masih mengejar pelaku pembacokan. Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo Ipda Dedy Setiawan menambahkan, anggotanya masih menyelidiki pelaku pembacokan. “Saat ini dengan di-backup anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya masih mencari keberadaan pelaku,” kata Dedy singkat.

Salah satu pemilik kedai soto Salekan mengatakan, saat kejadian kedai sudah tutup. “Saya tahu pagi hari, di depan kedai ada bercak darah. Kemudian disiram (dibersihkan),” sebutnya.

Baca juga :  Yuk yang kemarin cari info tentang info loker di RSUD Krian Sidoarjo langsung kepoin slide ke 2…

Dia mengungkapkan, dari informasi yang dihimpun dari warga, kelompok pelaku serta korban sempat berkelahi di depan kedai soto daging sebelum minimarket. Kemudian korban baru ambruk di depan kedai soto. “Sempat antem-anteman, ambruknya di sini, ada bekas darah,” katanya. (rus/rek)

Sumber »

Must Read

Related News