28 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraBerhasil Kuliahkan Anak dari Bisnis Susu Sapi Berkat Pinjaman Modal Amartha

Berhasil Kuliahkan Anak dari Bisnis Susu Sapi Berkat Pinjaman Modal Amartha

SURABAYA – Pelaku Usaha Mikro Kecil serta Menengah (UMKM) menjadi salah satu korban yang paling terdampak disebabkan adanya penyebaran virus Covid-19. Data Bank Indonesia menyebutkan bahwa 87,5 persen UMKM menjadi korban terdampak berupa penurunan pendapatan hingga gulung tikar.

Di daerah Jawa Timur (Jatim) sendiri yang mana UMKM berperan besar dalam ekonomi daerah dengan persentase 56 persen mengalami kontraksi 2,39 % sepanjang tahun 2020. Tantangan terberat yang dialami oleh para pelaku UMKM ialah kesulitan mendapatkan akses permodalan serta juga soal penjualan.

PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), perusahaan fintech pioneer P2P lending yang menghubungkan pendana pada perempuan pelaku usaha mikro di pedesaan, memiliki layanan berupa pemberian akses modal usaha, pendampingan usaha, pelatihan usaha serta layanan keuangan lainnya, hadir menawarkan solusi untuk menjawab tantangan tersebut.

Konsep bisnis Amartha yaitu menghubungkan mitra UMKM dengan pendana secara online melalui suatu platform. Seluruh mitra binaan Amartha merupakan perempuan yang memiliki usaha mikro.

Baca juga :  Lewat KWE Geblak Jambangan, IT Surabaya Raih Proper Emas 2021 dari KLHK

Berdasarkan hasil riset Amartha, pemberdayaan pada perempuan terutama di bidang ekonomi dapat menguntungkan dirinya, keluarga, hingga komunitasnya. Hal ini dibuktikan dengan Laporan Akuntabilitas Sosial Amartha tahun 2019 di mana 30% mitra Amartha berhasil mempekerjakan karyawan informal, atau menyerap sebanyak 87.000 tenaga kerja.

Dalam memberdayakan perempuan pengusaha mikro di Indonesia, Amartha mengadopsi Ethical Lending di mana proses penagihan dilakukan secara humanis dengan membangun kedekatan secara personal dengan para mitra. Mitra didampingi oleh tenaga lapangan yang terlatih untuk memonitor serta mendampingi usaha mereka.

Setiap minggu mitra akan mendapatkan pelatihan keuangan serta kewirausahaan supaya dana modal dipergunakan dengan tepat guna, sehingga mitra dapat mandiri serta sejahtera secara ekonomi.

Berhasil Kuliahkan Anak dari Bisnis Susu Sapi Berkat Pinjaman ModalSalah satu mitra Amartha di daerah Jatim yang justru mendulang untung di kala pandemi ialah Ibu Yayuk. Ia merupakan mitra usaha Amartha asal Trenggalek yang menjual susu sapi perah. Sebelum bergabung dengan Amartha ia memiliki dua ekor sapi dengan pendapatan 168.000 rupiah per hari.

Baca juga :  Banyak keluhan dari masyarakat tentang Jalan KH ali masud disebabkan jalan ini rusak parah. Tindak …

Pada Maret 2020, Ibu Yayuk memutuskan untuk bergabung dengan Amartha. Ia mendapatkan modal usaha senilai empat juta rupiah. Modal tersebut ia gunakan untuk membeli pakan serta vitamin yang berkualitas untuk sapi-sapinya.

“Saya sangat bersyukur mendapatkan pembiayaan dari Amartha. Pada saat itu sapi-sapi saya sedang tidak produktif, serta pandemi Covid-19 juga menyebabkan pendapatan saya sangat menurun. Berkat modal empat juta rupiah dari Amartha saya dapat bertahan serta pendapatan saya semakin meningkat sejauh ini,” ujar Ibu Yayuk saat diwawancarai.

Satu tahun bergabung menjadi mitra usaha Amartha, Ibu Yayuk merasakan sejumlah keuntungan mulai dari peningkatan pendapatan hingga mimpinya untuk menyekolahkan anaknya ke perguruan tinggi. Dari usaha susu sapi perah ini, Ibu Yayuk dapat mendapatkan laba bersih sebesar 2,3 juta rupiah per minggu. Ia pun dapat membeli dua sapi tambahan. Sehari-hari, ia memerah empat sapi dibantu oleh suaminya yang telah berhenti dari profesinya sebagai buruh bangunan.

Baca juga :  Mobil ASN Seruduk Pohon serta Tiang Listrik di Jalan Diponegoro

Berkat kegigihan Ibu Yayuk, ia pun mendapatkan penghargaan Perempuan Tangguh Award Tahun 2021 kategori Best Womenpreneur dari Pulau Jawa. Ibu Yayuk juga mendapatkan modal tambahan senilai 3,5 juta rupiah dari Amartha.

“Ke depannya saya ingin memperbesar usaha peternakan ini serta dapat menyekolahkan anak saya yang satu lagi sampai ia mengikuti jejak kakaknya,” harap Ibu Yayuk.

Amartha menerapkan persyaratan yang mudah untuk dapat bergabung sebagai mitra, yakni wajib membentuk kelompok usaha yang terdiri dari 15 – 20 orang, bersedia mengikuti pelatihan wajib, serta hadir dalam pertemuan kelompok mingguan. (*/jay)

Sumber »

Must Read

Related News