26 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraWamendag Sebut Revitalisasi Pasar Pacu Pemulihan Ekonomi Nasional

Wamendag Sebut Revitalisasi Pasar Pacu Pemulihan Ekonomi Nasional

PADANG PANJANG – Pemerintah terus mendorong pemulihan ekonomi nasional di engah pandemi dengan membangun serta melakukan revitalisasi pasar rakyat. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengungkapkan pembangunan tidak hanya fisik tetapi juga nonfisik seperti pengelolaan pasar.

Pernyataan ini disampaikan dalam penganugerahan sertifikat Standar Nasional Indonesia Pasar Rakyat (SNI Pasar Rakyat) pada tujuh pasar rakyat hari ini, Rabu (8/12).

“Salah satu strategi Kementerian Perdagangan dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional 2021 ialah penguatan pasar dalam negeri melalui revitalisasi pasar rakyat. Konsep revitalisasi pasar rakyat tidak hanya sekadar pembenahan bangunan fisik, tetapi juga nonfisik yang terkait dengan pengelolaan pasar serta integrasinya dengan sektor lain,” kata Wamendag Jerry.

Ketujuh pasar rakyat yang mendapat Sertifikat SNI Pasar Rakyat yaitu Pasar Pusat Padang Panjang, Pasar Gentan Sleman, Pasar Cisalak Depok, Pasar Gunung Batu Bogor, Pasar Bauntung Banjarbaru, Pasar Gantung Belitung Timur, serta Pasar Paddys Market Kendari.

Penganugerahan dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Walikota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Turut hadir Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen serta Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Veri Anggrijono, Walikota Padang Panjang Fadly Amran, serta perwakilan Pemerintah Daerah penerima penganugerahan SNI Pasar Rakyat.

Baca juga :  Hakim Itong Diisuap Rp 140 Juta untuk Perkara PT Soyu Giri Primedika

Wamendag Jerry menambahkan, revitalisasi fisik serta manajemen pasar rakyat berpedoman pada SNI Pasar rakyat yaitu SNI 8152:2021. SNI Pasar Rakyat saat ini merupakan hasil pembaruan dari edisi tahun 2015 dengan penambahan persyaratan yang mengakomodasi situasi serta perkembangan zaman. Persyaratan-persyaratan tersebut terkait dengan digitalisasi serta aktivasi pasar, pengelolaan berkelanjutan, penerapan protokol kesehatan, serta perubahan lainnya.

“Pada 2015–2020, pemerintah telah membangun serta merevitalisasi 5.491 pasar rakyat dari total 16.175 pasar rakyat di seluruh Indonesia. Sampai akhir 2021, terdapat 53 pasar rakyat yang telah memperoleh sertifikasi SNI Pasar Rakyat. Sebanyak 27 pasar di antaranya mendapatkan pendampingan dari Kementerian Perdagangan,” kata Wamendag Jerry.

Pengembangan pasar rakyat diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan. Peraturan Pemerintah tersebut menyatakan bahwa Pemerintah Pusat bekerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk membangun, memberdayakan, serta meningkatkan kualitas pengelolaan pasar rakyat.

Baca juga :  Mario Suryo Aji Janji Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Mandalika

Wamendag Jerry berharap, diterapkannya SNI Pasar Rakyat dapat membuat manajemen pengelolaan pasar rakyat menjadi lebih profesional sehingga memberi kenyamanan bagi pengunjung pasar. Hasil revitalisasi pasar dapat meningkatkan daya saing pasar rakyat sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen serta Tertib Niaga Kemendag Veri Anggrijono menyatakan ketujuh pasar rakyat yang memperoleh sertifikat SNI Pasar Rakyat merupakan hasil pendampingan Kemendag atau Badan Standardisasi Nasional.

Menurutnya, kegiatan pendampingan Penerapan SNI Pasar rakyat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan Pengelola Pasar terkait manajerial pengelolaan pasar, pengelolaan lingkungan, penerapan protokol kesehatan, serta digitalisasi pasar berdasarkan SNI Pasar rakyat. Upaya ini bertujuan supaya pasar yang didampingi dapat menjadi pasar yang bersih, nyaman, aman, sehat, serta memiliki daya saing.

“Pemberian Sertifikat SNI Pasar Rakyat merupakan bukti bahwa pasar telah menerapkan SNI Pasar Rakyat secara konsisten. Komitmen dari pemerintah daerah, pengelola pasar, serta pedagang sangat diperlukan untuk jaga konsistensi mutu pasar secara berkelanjutan. Pasar yang telah ber-SNI dapat menjadi contoh bagi pasar lainnya untuk menerapkan SNI Pasar rakyat,” pungkas Veri.

Baca juga :  Angel Karamoy Pertama Kalinya Dengar Bunyi Token Listrik

Kunjungan UKM

Mengakhiri kunjungan ke Padang Panjang, Sumatra Barat, Wamendag Jerry juga meninjau pameran Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Padang Panjang. Pameran tersebut diadakan di Rumah Dinas Walikota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat. Turut mendampingi Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen serta Tertib Niaga Kemendag Veri Anggrijono serta Walikota Padang Panjang Fadly Amran.

Pameran tersebut menghadirkan sepuluh pelaku UKM khas Kota Padang Panjang yang bergerak di bidang busana serta makanan–minuman. Produk-produk yang dipamerkan antara lain batik, bordiran, songket, kerajinan kulit, kopi bubuk, jahe bubuk, keripik sanjai, kerang keju, kue, serta produk olahan susu. untuk mendukung transaksi nontunai, pameran tersebut telah menggunakan aplikasi QRIS. (*/jay)

Sumber »

Must Read

Related News