25 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraPLN Pulihkan Gardu Distribusi, UP2D Jatim Pastikan Pasokan Listrik Aman

PLN Pulihkan Gardu Distribusi, UP2D Jatim Pastikan Pasokan Listrik Aman

SURABAYA – PT PLN (Persero) berupaya memaksimalkan pemulihan kelistrikan pasca-erupsi Gunung Semeru sejak Sabtu (4/12). Senin (6/12) pukul 23.28 WIB, PLN berhasil memulihkan 112 trafo serta 28.041 warga telah kembali mendapatkan akses listrik.

PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi Jawa Timur (PLN UP2D Jatim) juga mendukung upaya pemulihan kelistrikan melalui pengecekan kembali perangkat SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) yang berada di jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) yang berfungsi untuk kendali jarak.

Peralatan switching di jaringan 20 kV dihubungkan dengan perangkat SCADA guna membantu proses pengaturan serta monitoring beban di wilayah terdampak. Dengan demikian diharapkan dapat mempercepat pemulihan pasokan tenaga listrik.

Upaya perbaikan sarana komunikasi radio juga dilakukan oleh Tim SCADATEL PLN UP2D Jatim guna mendukung petugas PLN yang berada di lapangan dapat berkomunikasi dengan sistem radio komunikasi yang handal.

Baca juga :  Wisata JETSKY #infodarjodolenawan2 mau mimin di ajak mbak maya nang wisatajetsky , jeneng e …

Secara teknis perbaikan layanan radio komunikasi yang dilakukan oleh Tim SCADATEL PLN UP2D Jatim untuk memaksimalkan perangkat radio komunikasi yakni dengan booster radio yang berfungsi untuk memperkuat sinyal radio komunikasi, sehingga jarak jangkauan lebih luas dengan sistem radio berjalan di frekuensi 800Mhz.

Booster radio ditempatkan di repeater Gunung Besek yang berada di Desa Gumuk Mas, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember untuk mengcover beberapa wilayah PLN UP3 Jember serta PLN UP3 Malang.

Manager UP2D Jatim Uray Aminin menyampaikan, dengan pengecekan kembali fungsi SCADA pada peralatan 20 kV serta perbaikan sarana komunikasi radio diharapkan dapat mempermudah petugas dalam kegiatan operasionalnya meskipun dengan cakupan wilayah kerja yang luas. Sehingga upaya penormalan serta lokalisir gangguan dapat dilaksanakan dengan waktu yang lebih singkat.

Baca juga :  Bos Investasi Alkes Fiktif Tilap Uang Rp 30 Miliar

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto menambahkan, hingga kini masih ada 2.482 pelanggan di Desa Supit Urang serta Desa Curah Kobokan yang listriknya belum dinyalakan disebabkan rumah pelanggan rusak atau berada di zona belum aman.

“untuk penormalan listrik di 2.482 pelanggan ini, kami masih menunggu informasi dari pihak berwenang serta kondisi aman,” ungkapnya, Selasa (7/12).

Adi mengakui dalam usaha pemulihan kelistrikan pasca bencana kali ini, PLN mendapatkan tantangan cukup berat. Mulai dari beberapa lokasi kembali mengalami hujan abu vulkanik, sehingga petugas PLN tidak diizinkan untuk masuk.

untuk itu, lanjut Adi, PLN pun melakukan pemetaaan pelanggan terdampak erupsi serta merencanakan pekerjaan penormalan. Bahkan untuk daerah yang terputus dari jaringan eksisting, PLN pun membangun jaringan listrik baru.

Baca juga :  Jaga Keandalan di Musim Hujan, PLN Preventive Maintenance di Jaringan SUTT

“Kami telah berhasil membangun jaringan tegangan menengah 20 kV sepanjang 300 meter yang menghubungkan penyulang Pronojiwo ke penyulang Ampel Gading untuk penormalan pelanggan terdampak erupsi,” ungkap dia.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasinya atas kerja keras PLN dalam menormalkan pasokan listrik Selesai erupsi Gunung Semeru.

“Terima kasih PLN, kerja keras, maraton akhirnya tercatat pukul 00.32 tadi malam 28.041 rumah sudah terlistriki. Sebanyak 2.482 masih padam disebabkan tertimbun, rusak berat maupun dalam kondisi kurang aman jika dialiri listrik. Terima kasih kerja keras penuh risiko yang telah dilakukan oleh PLN,” paparnya. (yad/opi)

Sumber »

Must Read

Related News