28 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraBNPB: 15 Meninggal, 27 Hilang Akibat Terjangan Awan Panas Gunung Semeru

BNPB: 15 Meninggal, 27 Hilang Akibat Terjangan Awan Panas Gunung Semeru

JAKARTA – Sebanyak 15 warga dilaporkan meninggal dunia akibat terjangan awan panas guguran (APG) Gunung Semeru menurut laporan Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Awan Panas serta Guguran Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/12).

“Dari jumlah mereka yang meninggal dunia tersebut, sebanyak 8 jiwa teridentifikasi di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan 7 lainnya di Kecamatan Candipuro,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi serta Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, dalam keterangannya yang diterima di Jakarta.

Abdul mengatakan posko juga melaporkan jumlah warga yang masih dinyatakan hilang sebanyak 27 orang. tetapi demikian, pengecekan serta validasi data terus dilakukan untuk memastikan status korban tersebut.

Baca juga :  Omicron Meningkat, Aktifkan Kembali Isoter di Jatim

“Hingga hari ketiga, posko tetap melakukan operasi pencarian serta pertolongan warga yang mungkin menjadi korban awan panas guguran Gunung Semeru yang meletus pada Sabtu (4/12),” ujar Abdul.

Total data korban jiwa atau terdampak yang berhasil dihimpun oleh Posko yaitu warga terdampak 5.205 jiwa, hilang 27 orang, serta meninggal dunia 15. Posko masih memutakhirkan data warga terdampak.

Sementara itu, warga yang mengungsi berjumlah 1.707 jiwa tersebar di 19 titik. Posko menginformasikan sebaran penyintas sebagai berikut, Kecamatan Pronojiwo terdapat 9 titik pos pengungsian.

Pos pengungsian berada di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Supiturang 04, Masjid Baitul Jadid Dusun Supiturang, SDN Oro Oro Ombo 3, SDN Oro Oro Ombo 2, Masjid Pemukiman Dusun, Kampung Renteng (Desa Oro Ombo), Balai Desa Oro Oro Ombo, Balai Desa Sumberurip, SDN Sumberurip 2 serta beberapa rumah kerabat di sekitar Dusun Kampung Renteng serta Dusun Sumberbulus di Desa Oro Oro Ombo.

Baca juga :  Gunung Bawah Laut Erupsi, Jepang minta Ribuan Warga di 8 Provinsi Mengungsi

Sebaran pos pengungsian di Kecamatan Candiro berada di enam titik pos pengungsian, antara lain Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Dusun Kampung Renteng (Desa Sumberwuluh), Dusun Kajarkuning (Desa Sumberwuluh), Kantor Camat Candipuro.

Sebaran pos pengungsi di Kecamatan Pasirian sebanyak empat titik yaitu Balai Desa Condro, Balai Desa Pasirian, Masjid Baiturahman Pasirian serta Masjid Nurul Huda Alon Pasirian.

Selain berdampak pada korban jiwa, awan panas guguran juga merusak sektor pemukiman serta infrastrukur di beberapa kecamatan di Kabupaten Lumajang. Data sementara menyebutkan rumah terdampak berjumlah 2.970 unit, fasilitas pendidikan terdampak langsung 38 unit, jembatan putus 1 unit (Gladak Perak yang berada di Desa Curah Kobokan, penghubung antara Lumajang serta Malang). (antara/jay)

Baca juga :  Yamaha Fazzio, Teknologi Hybrid Connected Termurah di Indonesia!

 

Sumber »

Must Read

Related News