30 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraTenaga Teknis Administrasi Paling Diminati, Dokter Spesialis Sepi Peminat

Tenaga Teknis Administrasi Paling Diminati, Dokter Spesialis Sepi Peminat

SURABAYA – Pemkot Surabaya menggelar tes seleksi kompetensi bidang (SKB) bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS), Rabu (24/11). Tes digelar di SMPN 1 Surabaya. Ada sebanyak 146 orang yang mengikuti lanjutan tes seleksi CPNS tersebut.

Kepala Bidang Pengembangan serta Penilaian Kinerja BKD Surabaya Hanry Rachmanto menjelaskan, sebanyak 132 orang mengikuti SKB di SMPN 1 Surabaya, sisanya 14 orang mengikuti tes yang difasilitasi oleh kantor BKN di luar kota Surabaya.

“Jadi total saat ini ada 146 orang yang mengikuti tes SKB. Lanjutan dari yang lulus CPNS tahap seleksi kompetensi dasar (SKD) yang diselenggarakan 20 September lalu,” katanya, Rabu (24/11).

tetapi, ia menyebut dalam pelaksanaan tes CPNS kali ini yang paling banyak diminati oleh peserta ialah tenaga teknis administrasi di lingkungan Pemkot Surabaya. Sedangkan untuk peminat tenaga kesehatan seperti dokter atau spesialis sepi peminat.

Baca juga :  Transformasi Struktur Liabilitas, Biaya Dana BRI Sentuh Titik Terendah

Tenaga Teknis Administrasi Paling Diminati Dokter Spesialis Sepi PeminatRUANG TEST CPNS: Peserta yang hamil mendapatkan perlakuan khusus ditempatkan di ruangan lantai bawah.

“Yang paling banyak peminatnya ialah tenaga teknis administrasi. untuk dokter spesialis yang dibutuhkan untuk mendukung kebutuhan dokter di rumah sakit sangat minim. Dokter anastesi serta spesialis jantung pembuluh dara kurang ada peminatnya,”ungkapnya.

Dalam seleksi CPNS Pemkot Surabaya tahun ini membuka kesempatan formasi teknis administrasi, kesehatan serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Sementara itu peserta yang berhak mengikuti SKB CPNS teknis ada 47 orang serta 99 dari CPNS kesehatan. Sedangkan yang diterima nantinya 51 orang untuk formasi Kesehatan serta 17 orang formasi tenaga teknis administrasi

Sementara itu Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Imam Syafii mendorong pemkot supaya seleksi tenaga outsourcing (OS) dilakukan secara benar. disebabkan test CPNS Pemkot Surabaya hanya untuk 68 orang saja. Sehingga OS dapat dipergunakan untuk menutupi kebutuhan tenaga pemkot.  ”Didata dulu, misal dinas A butuh berapa lalu dinas B angka kebutuhannya berapa. Kemudian rekruitmennya jadi satu, tidak sendiri-sendiri,”ujar Imam. (rmt/jay)

Baca juga :  Oknum Polisi Ngaku Biasa Pakai Sabu untuk Undercover

Sumber »

Must Read

Related News