30 C
Sidoarjo
BerandaSidoarjo RayaIbu 5 Anak Gugat Bupati Sidoarjo serta DLHK Senilai Rp 10 M,...

Ibu 5 Anak Gugat Bupati Sidoarjo serta DLHK Senilai Rp 10 M, Ini Penyebabnya

SIDOARJO, – Bupati Sidoarjo serta Dinas Lingkungan Hidup serta Kebersihan (DLHK) Sidoarjo digugat warganya ke Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo.

Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) itu diajukan Dewi Purwira Sari, ibu lima orang anak, warga Desa Bangsri, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Perempuan usia 37 tahun itu minta ganti rugi total Rp 10,015 miliar. Gugatan yang terregister perkara nomer : 285/PDT.G/2021/PN.SDA itu diajukan ibu lima anak untuk mencari keadilan atas wafatnya suami tercintanya, Imam Nur Mawardi.

Almarhum suami meninggal disebabkan tertimpa pohon di Jalan Raya Kedungturi, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo pada 13 September 2021 lalu.

Saat kejadian itu, menurut posita gugatan, bahwa kondisi hujan tidak terlalu deras serta angin tidak terlalu kencang, tetapi disebabkan kondisi pohon sudah tua serta rapuh akibatnya roboh.

Baca juga :  HAHH !!! 200pcs FREE GIFT ??Iyaa FREE GIFT Hanya di @taraphone_sidoarjountuk boskuh yang t…

Nahasnya, saat itu suami penggugat mengendarai motor Yamaha Mio nomor polisi L 5860 GW hendak bekerja melintas di jalan tersebut. Sehingga suami penggugat serta pengendara lainnya tertimpa pohon yang roboh ke tengah jalan tersebut.

Suami penggugat meninggal di tempat, sedangkan beberapa pengendara lain luka-luka serta dirujuk ke rumah sakit terdekat.

“Di sini kami mencari keadilan supaya ada iktikad baik dari Pemkab Sidoarjo atas wafatnya suami klien kami,” ucap Dewi Purwira Sari lewat kuasa hukumnya, Mohammad Sholeh dikonfirmasi , Rabu (24/11/2021).

Lalu apa hubungan meninggalnya almarhum disebabkan tertimpa pohon dengan para tergugat?

Sholeh mengungkapkan, pohon itu roboh hingga menimpa korban itu disebabkan sudah rapuh dimakan usia. Semestinya, lanjut dia, pihak tergugat yang memiliki kewenangan serta tanggung jawab dalam menanganinya.

Baca juga :  Terjun ke Sungai, Terduga Bandar Narkoba di Sidoarjo Berhasil Ditangkap

Hal itu sebagaimana dalam ketentuan Pasal 3 ayat 1 serta ayat 2 Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 29 tahun 2018.

“Ayat 1, penyelenggaraan perlindungan pohon di tepi jalan dilakukan oleh DLHK. Lalu ayat 2 dalam penyelenggaraan pohon ditepi jalan, DLHK melakukan pendataan jumlah, jenis pohon serta diameter,” jelasnya.

Prayitno, tim kuasa hukum lainnya menambahkan, pihaknya menduga pihak yang memiliki kewenangan sebagaimana dalam aturan tersebut tidak menjalankan kewajibannya merapikan atau melakukan penebangan ranting pohon yang menjulur ke jalan serta menebangi pohon yang tua, supaya tidak roboh mengenai pengguna jalan.

“Hal ini sebagaimana diatur di dalam pasal 30 Peraturan Bupati Nomor 77 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan
Organisasi, Tugas serta Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup serta Kebersihan Kabupaten Sidoarjo,” jelasnya.

Baca juga :  Nah ada yang tau gak iki nang endi rek !!??Iki progres pembagunan dunia fantasi nang sidoarjo…

meski demikian, gugatan yang dilayangkan tersebut tidak muluk-muluk. Secara materil, menurut Prayit, pihaknya menuntut tergugat untuk membayar kerugian sebesar Rp 15,5 juta.

“Immaterilnya sebesar Rp 10 miliar disebabkan kehilangan suami tercinta serta klien kami harus membesarkan 5 orang anak sendirian sampai anaknya dewasa,” pintanya.

Kuasa hukum tergugat enggan berkomentar terkait gugatan tersebut. “Masih mediasi,” ucap Aries Saputro, kuasa hukum tergugat yang saat ini menjabat Kasub Bankum Bagian Hukum Pemkab Sidoarjo itu.

Sumber »

Must Read

Related News