28 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraPelabuhan Tanjung Perak Mulai Dibangun Belanda Tahun 1910

Pelabuhan Tanjung Perak Mulai Dibangun Belanda Tahun 1910

SURABAYA – Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya merupakan salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia. Pelabuhan ini juga menjadi pusat perdagangan menuju kawasan Indonesia bagian timur.

“Posisi pelabuhan ini penting bagi lokal serta internasional disebabkan letak geografisnya yang aman serta terlindung Pulau Madura,” ujar Ketua Surabaya Heritage Society Freddy H Istanto, Senin (25/10).

Freddy mengatakan, dulu kapal-kapal samudera membongkar serta memuat barang-barangnya di selat Madura untuk kemudian dengan tongkang serta perahu-perahu dibawa ke Jembatan Merah (pelabuhan pertama saat itu) yang berada di jantung kota Surabaya melalui sungai Kalimas. disebabkan perkembangan lalu lintas perdagangan serta peningkatan arus barang, serta bertambahnya arus transportasi maka fasilitas dermaga di Jembatan Merah itu akhirnya tidak mencukupi.

Baca juga :  Kasus Omicron di Jawa Timur Jadi Delapan Penderita

“Kemudian Belanda menyusun rencana pembangunan Pelabuhan Tanjung Perak supaya dapat memberikan pelayanan pada kapal-kapal samudera untuk membongkar serta memuat secara langsung tanpa melalui tongkang-tongkang serta perahu-perahu. Akan tetapi rencana ini kemudian ditolak disebabkan biayanya sangat tinggi,” jelasnya.

Selama abad 19 tidak ada pembangunan fasilitas pelabuhan, padahal lalu lintas angkutan barang ke Jembatan Merah terus meningkat. Setelah tahun 1910, pembangunan fisik Pelabuhan Tanjung Perak dimulai. “Seiring dengan berjalannya waktu pelabuhan Tanjung Perak telah pula membuktikan peranan strategisnya sebagai pintu gerbang laut nasional,” katanya.

Freddy menuturkan, pertumbuhan perdagangan di Jatim pada akhir abad ke-19, juga mendorong pertumbuhan industri serta teknologi pendukung keperluan ekonomi yang bertumpu pada ekspor hasil perkebunan serta pertanian. Maka memasuki abad ke-20, Surabaya telah menjadi kota yang menduduki peringkat kedua setelah Batavia.

Baca juga :  Hyundai HR Muhammad Akan Mulai Beroperasi Bulan Depan

“Pelabuhan Tanjung Perak telah memberikan suatu kontribusi yang cukup besar bagi perkembangan ekonomi serta memiliki peranan yang penting tidak hanya bagi peningkatan lalu lintas perdagangan di Jatim, tetapi juga di seluruh Kawasan Timur Indonesia,” jelasnya. (mus/nur)

Sumber »

Must Read

Related News