26.3 C
Sidoarjo
BerandaSidoarjo RayaPolitik PemerintahanPemkab Sidoarjo Jalin Kerjasama dengan Perusahaan Farmasi Tangani Kasus Gizi Buruk serta...

Pemkab Sidoarjo Jalin Kerjasama dengan Perusahaan Farmasi Tangani Kasus Gizi Buruk serta Stuntin…

Pemkab Sidoarjo Jalin Kerjasama dengan Perusahaan Farmasi Tangani Kasus Gizi Buruk serta Stunting

KOMINFO,Sidoarjo – Pada rangkaian peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menjalin kerjasama dengan perusahaan farmasi PT. Phapros TBK dalam menangani kasus gizi buruk pencegahan kasus Stunting.

Kegiatan yang bertajuk Santri Sidoarjo Pelopor Pencegahan Stunting untuk Generasi Penerus Bangsa yang Lebih Cerdas itu dihadiri langsung Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) di Pondok Pesantren Fauzul Falah Ds. Minggir Desa Larangan, Kecamatan Candi, Kamis (21/10).

Acara juga dihadiri Komisaris PT. Phapros , Zainal Abidin, Sri Andari Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Chudlori Kabag Kesra Pemkab Sidoarjo serta para Pengurus serta para Santri Ponpes Fauzul Falah.

Baca juga :  Guruku Pahlawanku, Bukan GoogleJauh sebelum kenal dunia MayaJauh sebelum kenal gadget…

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengingatkan pentingnya penanganan gizi buruk yang melibatkan para pakar, disebabkan dari kasus gizi buruk dikhawatirkan menjadi potensi Stunting serta ketika lahir berpotensi bayi mengidap disabilitas. untuk itu, Gus Muhdlor sangat mengapresiasi kegiatan ini disebabkan dapat mengurangi bahkan menuntaskan potensi gizi buruk di Sidoarjo.

“Oleh disebabkan itu pertama-tama saya ucapkan pada PT. Phapros yang sudah memberikan perhatian lebih pada kami (para santri) terutama pada pengentasan stunting,” terang Bupati Sidoarjo

Kegiatan pencegahan gizi buruk ini sejalan dengan tema Hari Santri Nasional 2021 yakni “Santri Siaga, Jiwa serta Raga” yang punya makna bahwa santri di seluruh Indonesia selalu siap siaga menyerahkan jiwa serta raganya untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia, serta mewujudkan perdamaian dunia. Juga berarti komitmen seumur hidup para santri yang lahir dari sifat santun, rendah hati, pengalaman, serta tempaan santri selama di pesantren.

Baca juga :  Antisipasi Pohon Tumbang, Bupati Sidoarjo Instruksikan Dinas Rajin Kepras PohonSIDOARJO – Huj…

Maka, supaya santri selalu siaga jiwa serta raga, harus disertai dengan keadaan gizi baik di tubuh yang lahir dari pengetahuan terhadap apa itu gizi buruk serta cara mencegahnya.

Lanjut komentar.

Sumber » @pemkabsidoarjo

Must Read

Related News