28 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraHari Pertama Buka, Pengunjung Wisata Mangrove serta Tahura Masih Minim  

Hari Pertama Buka, Pengunjung Wisata Mangrove serta Tahura Masih Minim  

SURABAYA – Kebun Raya Mangrove (KRM) serta Taman Hutan Rakyat (Tahura) sudah mulai buka Kamis pagi (21/10). tetapi, belum banyak pengunjung yang menikmati objek wisata di masa new normal ini.

Tampak sejumlah warga tampak menikmati semilir angin di bawah rerimbunan pohon Tahura Pakal, Surabaya. Mereka juga terlihat memakai masker selama berada di lokasi wisata. Sisca yang datang bersama kedua anaknya mengaku senang dengan dibukanya kembali Tahura Pakal. Jadi pelampiasan disebabkan semua objek wisata di Kota Pahlawan tutup sangat lama.

Selain itu, Tahura Pakal tempatnya teduh serta gratis. Berbeda dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS) atau Pantai Kenjeran yang berbayar. “Masa pandemi ini kita butuh tempat rekreasi. Terutama tempat yang enak untuk rekreasi serta gratis. Masuknya cukup bayar parkir Rp 3.000 saja,” kata Sisca.

Baca juga :  Banyak keluhan dari masyarakat tentang Jalan KH ali masud disebabkan jalan ini rusak parah. Tindak …

Tahura Pakal saat ini sudah dilengkapi mainan sepeda air. Sisca yang sudah tiga kali berkunjung ke Tahura Pakal baru kali ini melihat penampilan baru tahura. “Tapi sayangnya belum dapat dipergunakan. Mungkin disebabkan pengunjungnya masih minim ya,” katanya.

Dari pantauan Radar Surabaya di Tahura Pakal, saat awal pembukaan pengunjung belum menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Pengunjung bebas keluar masuk. Sedangkan Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar serta Wonorejo belum buka seluruhnya. Hanya bagian belakang yang dibuka tanpa penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Kabid Pertanian Dinas Ketahanan Pangan serta Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Rahmad Kodariawan mengaku KRM serta Tahura belum terpasang QR Code. meski demikian, ia memastikan QR Code di Tahura serta KRM sudah terpasang semua Jumat (22/10) ini. Sehingga besok dapat dipergunakan secara serentak.

Baca juga :  Tracing 36 Siswa serta 56 Guru SMAN 22 Surabaya, PTM Terancam

“disebabkan Sabtu banyak yang berkunjung, jadi kami pastikan QR Code sudah terpasang semua,” ujar Rahmad.

Ia juga menyebutkan jam operasional Tahura serta KRM mulai pukul 09.00 hingga 15.00. Pihaknya menyiagakan petugas di setiap Tahura serta KRM. “Pengunjung dibatasi 300 orang dengan menggunakan kartu untuk memastikan jumlah orang yang sudah masuk. serta, kami pastikan semua tertib prokes,” tegasnya.

Saat ini Kota Surabaya mempunyai tiga kebun raya mangrove di Wonorejo, Gunung Anyar, serta Medokan Sawah. Adapun tahura di Balasklumprik, Lempung, Pakal, SPT Jeruk, serta Kebun Anggrek Sememi. (rmt/rek)

Sumber »

Must Read

Related News