31 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraMeneer A. Meyroos, Wali Kota Pertama Surabaya Sejak 21 Agustus 1916

Meneer A. Meyroos, Wali Kota Pertama Surabaya Sejak 21 Agustus 1916

SURABAYA – Berdasarkan data Sejarah, Kotamadya Surabaya didirikan tanggal 1 April 1906 berdasarkan pasal 1 ‘instellings-ordonnantie’ (staatsblad 1906-149). Ketika itu luas wilayah Surabaya hanya 103 kilometer persegi. Tanah-tanah itu meliputi tanah yang masih dalam kekuasaan eigendom partikelir serta pemerintah.

Kepala daerah haminte Surabaya awalnya dirangkap oleh seorang asisten residen yang memangku jabatan sebagai asisten residen dari Kabupaten (afdeling) Surabaya yang juga sebagai ketua dewan haminte. Seiring perkembangan, kepala daerah atau wali kota Surabaya menurut Pustakawan Sejarah dari Universitas Ciputra, Chrisyandi Tri Kartika juga mengalami perubahan. disebabkan wali kota Surabaya berdasarkan dari era pendudukan dari Belanda, Jepang hingga sesudah Proklamasi 1945.

“Burgemeester (wali kota) Surabaya pertama diangkat ialah Mr. A. Meyroos yang mulai memangku jabatan pada 21 Agustus 1916,” katanya.

Baca juga :  KEMENDIKBUDRISTEK: PTM Akan Dihentikan jika Ditemukan Kasus COVID-19

Ia menjelaskan, burgemeester yang terakhir sebelum perang dunia II yakni Mr. W.A.H Fuchter. Ketika saat pendudukan pemerintah militer Jepang mengangkat Takahasi Ichiro pada September 1942 sebagai wali kota Surabaya yang berasal dari Jepang.

“Ketika itu susunan pemerintahan Surabaya terdiri dari Wali Kota (shityo) dibantu oleh seorang ass. shityo serta seorang wedana (guntyo) yang memiliki lima orang shikukutyo (ass. wedana),” jelasnya.

tetapi dengan adanya pemerintahan militer Jepang, Chrisyandi menyebut, ada dualisme pemerintahan disebabkan kekuasaan dalam wilayah kota Surabaya hanya dalam satu kekuasaan. Saat itu pekerjaan mengenai tugas pusat dijalankan atas nama shityo oleh wedana dengan stafnya. Sedangkan terkait ekonomi diurus oleh badan pengurus harian yang diketuai oleh Radjiman Nasution.

Baca juga :  Duncan Ferguson Jadi Manajer Interim Everton setelah Benitez Dipecat

“Yang saat militer Jepang Radjiman dijadikan pejabat wali kota Surabaya (asse shityo) yang juga merupakan pribumi,” jelasnya.

Sampai akhirnya saat Bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan tanggal 17 Agustus, Radjiman Nasution ditetapkan sebagai Wali Kota Surabaya yang dibantu oleh wedana serta asisten wedana. (rmt/nur)

Sumber »

Must Read

Related News