28 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantara63 Puskesmas di Surabaya Didorong Jadi BLUD pada 2022

63 Puskesmas di Surabaya Didorong Jadi BLUD pada 2022

SURABAYA – Komisi D Bidang Kesehatan DPRD Kota Surabaya mendorong 63 puskesmas di Kota Pahlawan segera menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada 2022.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah di Surabaya, Kamis (14/10), mengatakan, perubahan itu sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 79 Tahun 2018 tentang BLUD.

“Ada banyak kelebihan serta keuntungan jika puskesmas menjadi BLUD, sama seperti yang dilakukan rumah sakit yang sudah lama menjadi BLUD,” kata Khusnul.

Menurut dia, puskesmas dapat mengatur sendiri belanja serta keuangannya sehingga  puskesmas dapat meningkatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat, tanpa harus tergantung pada dinas kesehatan (dinkes) jika membutuhkan sarana serta prasarana layanan kesehatan.

Baca juga :  Warga Pesisir Surabaya Diminta Waspada Gelombang Tinggi

“Puskesmas itu kan layanan kesehatan yang promotif preventif yang menjadi ujung tombak layanan kesehatan di masyarakat. Dengan menjadi BLUD, setiap puskesmas diharapkan dapat berlomba-lomba memberikan pelayanan yang cantik pada masyarakat,” ujar Khusnul.

Menurut dia, BLUD akan memberikan ruang fleksibilitas bagi puskesmas untuk memberikan keleluasan pengelolaan keuangan. Artinya, puskesmas dapat berlomba-lomba memberikan layanan terbaiknya untuk masyarakat.

Fleksibilitas pengelolaan anggaran sendiri oleh puskesmas ini, lanjut Khusnul, sangat penting disebabkan puskesmas dapat belanja kebutuhannya sendiri, khususnya belanja untuk peningkatan layanan kesehatan.

“Jika puskesmas ingin membeli sarana serta prasarana untuk meningkatkan layanan kesehatan, puskesmas dapat langsung membelinya tanpa harus menunggu dianggarkan dinas kesehatan,” katanya.

Dengan BLUD ini, kata Khusnul, layanan kesehatan di tingkat puskesmas lebih meningkat disebabkan sejatinya puskesmas ialah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat, serta upaya kesehatan perseorang tingkat pertama dengan lebih mengutamakan upaya promotif serta preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat setinggi- tingginya.

Baca juga :  Skuad Green Force Persebaya Paling Tajam di Liga 1

Seiring sedang dibahasnya RzAPBD Surabaya 2022 saat ini, Khusnul minta pada Pemkot Surabaya apa saja persiapan yang harus dilakukan supaya BLUD ini dapat segera diterapkan di 63 puskesmas. “Saya dapat informasi sekarang sudah dilakukan penilaian untuk persiapan BLUD. Pada 2022 semua puskesmas harus sudah menjadi BLUD,” katanya. (antara/jay)

Sumber »

Must Read

Related News