24 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraKaryawan Gelapkan Emas Rp 6 Miliar, Dibekuk di Cikokol, Tangerang ...

Karyawan Gelapkan Emas Rp 6 Miliar, Dibekuk di Cikokol, Tangerang  

SURABAYA – Polisi membekuk pelaku penggelapan emas seberat tujuh kilogram serta seorang penadahnya. Tersangka Djoni, 38, asal Kelurahan Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh, tinggal di Jalan Pakuwon City San Antonio Blok N, Surabaya; serta SB, 34, warga Jalan Rungkut, Surabaya.

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan, awalnya korban PL menghubungi WL selaku wakil kepala gudang PT IGS untuk mengeluarkan emas batangan tujuh kilogram, Selasa (31/8). Kemudian WL menghubungi Djoni selaku karyawan yang berperan sebagai kurir untuk mengambil emas yang ada di toko emas lantai dasar Pasar Atom, Surabaya.

Djoni berangkat ke Pasar Atom bersama ML. Djoni lalu masuk untuk mengambil tujuh kilogram emas yang hendak dimurnikan. Sementara ML menunggu di luar. tetapi, bukannya dibawa ke PT IGS, tujuh batang emas tersebut malah dibawa kabur tersangka Djoni.

Baca juga :  Persebaya Tertarik Datangkan Winger Persib Frets Butuan

Tak terima dengan aksi pelaku, korban lalu melaporkan kasus penggelapan tersebut ke Polda Jatim. Polisi lalu melakukan penyelidikan. Setelah dikejar selama hampir sebulan, tersangka Djoni dibekuk di kafe apartemen Jalan MH Thamrin, Cikokol, Tangerang, Provinsi Banten, Jumat (1/10). Sementara SB diringkus di Pasar Wadungasri, Jalan Raya Kundi, Waru, Sidoarjo, Sabtu (2/10).

“Satu tersangka karyawan PT IGS. Tersangka SB ialah penadah,” ujar Slamet didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Jumat (8/10).

Slamet menjelaskan, setelah membawa kabur emas, pelaku sempat berputar-putar di wilayah Sidoarjo. Dia lalu memotong  emas batangan menjadi kecil-kecil menggunakan gerinda untuk dijual. “Emas yang dipotong kecil dijual Djoni ke SB dengan harga Rp 8 juta per 20 gram,” ungkapnya. Selain dijual di Sidoarjo, emas potongan juga dijual tersangka di wilayah Pasar Stasiun Tangerang, Banten.

Baca juga :  Menko Airlangga Dorong Kadin Manfaatkan Momentum Presidensi G20

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum AKBP Lintar Mahardono menambahkan, otak penggelapan ialah Djoni alias DJ yang merupakan karyawan PT IGS. Adapun SB merupakan salah satu penadahnya. “Motifnya dia disebabkan terlilit utang. Baru pertama kali, kerugian korban sekitar Rp 6 miliar,” paparnya.

Setelah membawa kabur emas, tersangka sempat pindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran polisi. Mulai kabur ke Sidoarjo, Jogjakarta, Purwokerto, serta terakhir di Tangerang. “Dia sudah beberapa hari di Tangerang. Kami masih dalami kemungkinan ada tersangka lain,” tegasnya.

Dari tangan tersangka DJ, polisi menyita 6 batang emas dengan berat masing-masing 1,43 kg, satu batang emas sudah dipotong berat 727,55 gram, uang tunai Rp 7,5 juta, sebuah posel, ATM, satu set gerinda, serta sebuah tang. Sementara dari tersangka SB, polisi menyita uang tunai Rp 1 juta serta sebuah timbangan digital. (rus/rek)

Baca juga :  MENDAG: Pemerintah Pacu Bisnis Waralaba Jadi Tuan di Negeri Sendiri 

Sumber »

Must Read

Related News