26 C
Sidoarjo
BerandaSidoarjo RayaHukum KriminalKalau Marah Kayak Orang Kesurupan, Anak Istri Dipukuli

Kalau Marah Kayak Orang Kesurupan, Anak Istri Dipukuli

Kalau sudah marah, Donwori seperti orang kesurupan. Ia dapat berbuat kasar pada anak serta istrinya.

Ginanjar Elyas Saputra – Wartawan Radar Surabaya

PERNIKAHAN Donwori, 37, serta Karin, 35, sudah berjalan sembilan tahun. Tahun depan, seharusnya mereka akan merayakan anniversary pernikahan yang ke-10. Tapi, sepertinya tahun depan tak akan ada wedding anniversary lagi. Karin tak akan lagi bikin tumpeng untuk merayakan ulang tahun pernikahannya dengan Donwori sebagaimana menjadi ritualnya selama ini.

Tak akan lagi ada acara makan malam bersama keluarga besar untuk menandai setiap pertambahan usia pernikahan. “Saya sudah putuskan untuk menggugat cerai Mas Wori. Saya sudah nggak sanggup lagi hidup dengan dia,” kata Karin.

Baca juga :  Nah ada yang tau gak iki nang endi rek !!??Iki progres pembagunan dunia fantasi nang sidoarjo…

Karin mengaku mengenal Donwori, 15 tahun silam. Mereka satu kampus, tapi beda fakultas. “Saya tahu kalau dia punya watak yang keras. Saya juga nggak kaget. Saya sudah dapat memakluminya. Tapi, makin ke sini, rasa kerasnya makin tak terkendali. Saya sepertinya bertemu Mas Wori yang versi lain,” keluh pegawai teller sebuah bank itu.

Yang makin membuat Karin mati berdiri ialah sikap kasar Donwori. Pria yang bekerja di sebuah pabrik minuman itu sudah berani main tangan. “Kalau marah, dia dapat nampar saya. Ini yang saya nggak dapat terima. Seumur-umur saya nggak pernah dapat perlakukan seperti itu,” tegasnya.

Karin sudah berusaha sabar serta menasihati suaminya dengan cara baik, tetapi selalu gagal. Bahkan suaminya pernah mengusir Karin supaya tidak kembali lagi ke rumah.

Baca juga :  Terpantau MACETteko gedangan gampek kongfitgae sing moleh kerjo ati2 #infodarjo #sidoarjo #…

Karin menceritakan, saat itu dirinya tidak izin keluar rumah serta anak-anaknya dititipkan ke mertuanya. Hal itu membuat Donwori murka. Karin tak diizinkan pulang ke rumah. Bahkan, Donwori sempat mengucap talak pada Karin.

Selain itu, masalah mengurus anak juga sempat jadi perdebatan keluarga kecilnya. “Saat itu anak saya minta uang jajan. Bukannya diberi malah dimarahi sampai banting-banting barang di rumah. Kan anak kecil nggak tahu apa-apa malah dimarahi sampai nangis,” katanya.

Semenjak itu, Karin memilih pergi dari rumah. Dia membawa kedua anaknya untuk diasuh sendiri. Celakanya setelah Karin pulang ke rumah kedua orang tuanya, ia malah tak pernah lagi diberi nafkah oleh suaminya. “disebabkan suami saya juga tidak ada itikad baik untuk memperbaiki pernikahan ini, saya memutuskan untuk cerai,” tegasnya. (*/opi/jay)

Baca juga :  Awal Desember KBS Tambah Puluhan Koleksi Satwa Baru

Sumber »

Must Read

Related News