24 C
Sidoarjo
BerandaSidoarjo RayaPolitik PemerintahanCegah Kluster Rumah Tangga, Pemkab Sidoarjo Pindahkan Warga Isoman ke Isoter KOMINFO,Sidoar...

Cegah Kluster Rumah Tangga, Pemkab Sidoarjo Pindahkan Warga Isoman ke Isoter KOMINFO,Sidoar…

Cegah Kluster Rumah Tangga, Pemkab Sidoarjo Pindahkan Warga Isoman ke Isoter

KOMINFO,Sidoarjo – Langkah memindahkan warga yang sedang menjalani Isolasi mandiri (Isoman) di rumah ke tempat Isolasi terpusat (Isoter) dilakukan Pemkab Sidoarjo. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 cluster rumah tangga. Sore tadi digelar apel gelar pasukan dalam rangka memindahkan Isoman ke Isoter dipimpin langsung Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor di Mapolresta Sidoarjo, Rabu, (18/8). Apel gelar pasukan yang diikuti personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Ormas serta komunitas tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Sidoarjo Usman, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, serta Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. M. Iswan Nusi.

Baca juga :  Digeber Bupati Muhdlor, UMKM Sidoarjo Sudah Nikmati Modal Murah 20 Miliar RupiahKominfo,…

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor mengkhawatirkan warga yang sedang Isoman menjadi penyebab cluster baru, cluster rumah tangga. Menurutnya cluster baru seperti ini harus diantisipasi dengan melakukan pemindahan. Apalagi penyebaran Covid-19 varian delta sangat cepat penularannya.

“Bayangkan ada rumah kecil sepetak enam orang kemudian salah satunya positif serta tidak diambil, saya yakin enam-enamnya juga positif disebabkan penyebaran Covid varian delta ini cukup cepat,”katanya.

Gus Muhdlor mengatakan, penjemputan warga yang sedang Isoman akan dilakukan. Masyarakat diminta tidak takut untuk pindah ke Isoter. Pasalnya, fasilitas yang disediakan terjamin. Mulai dari makanannya, pemenuhan gizi serta vitamin serta tenaga kesehatannya disediakan untuk memulihkan kesehatan warga yang positif Covid-19.

Baca juga :  Pemkab Sidoarjo menetapkan status ”tanggap darurat” atas kejadian banjir di Kecamatan Tanggulan…

“Bukan pasif seperti kemarin, kita akan bergerak aktif menjemput warga yang sedang melakukan Isoman, ini yang mungkin masyarakat sedikit ketakutan, tetapi kita pastikan fasilitas yang ada di dalam (Isoter) sangat mumpuni,”katanya.

Gus Muhdlor juga mengatakan Isoter akan menekan Case Fatality Rate (CFR) atau kasus angka kematian akibat Covid-19. Dirinya melihat CFR disebabkan faktor keterlambatan penanganan kesehatan warga yang sedang Isoman. Banyak kejadian seseorang datang kerumah sakit dengan kondisi saturasi sudah jelek bahkan dapat dikatakan datang dalam kondisi kritis.

GIT/IR

Sumber » @pemkabsidoarjo

Must Read

Related News