25 C
Sidoarjo
BerandaSidoarjo RayaPolitik PemerintahanWabup Sidoarjo Subandi Pastikan Tak Ada Pemotongan BLT Dana Desa disebabkan Sudah...

Wabup Sidoarjo Subandi Pastikan Tak Ada Pemotongan BLT Dana Desa disebabkan Sudah Melalui Musdes …

Wabup Sidoarjo Subandi Pastikan Tak Ada Pemotongan BLT Dana Desa disebabkan Sudah Melalui Musdes

KOMINFO, Sidoarjo – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di Kabupaten Sidoarjo dipastikan tidak ada yang dipotong. untuk itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi minta pada seluruh kepala desa supaya proses pendataan calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diputuskan melalui Musyawarah Desa dengan melibatkan RT serta RW. Pelaksanaan Musdes menurut Wabup harus dilakukan untuk mencegah supaya tidak ada warga yang seharusnya menerima BLT tapi terlewati.

“Dengan adanya Musdes, harapannya keputusan penetapan KPM bantuan BLT Dana Desa lebih transparan serta mencegah penyimpangan, termasuk pemotongan serta penggelembungan data,” kata Wabup Subandi Selesai menyerahkan BLT Dana Desa Tahap 6,7 serta 8 Tahun Anggaran 2021 di kantor balai Desa Durung Bedug, Candi. Senin, (9/8/2021).

Baca juga :  Berkat keperdulian serta kerjasama semua pihak, satu persatu permasalahan yang ada di masyarakat …

Subandi mewanti – wanti ke para Kades serta Camat supaya saat pendataan yang dilakukan melalui RT/RW dicek ulang. Ia tidak ingin ada warga yang mestinya mendapatkan hak sebagai KPM tapi terlewati.

“Saya ingatkan lagi pada para Camat serta Kades supaya saling komunikasi serta koordinasi. Jangan sampai setelah diputuskan jumlah penerima bantuan tetapi ada yang terlewatkan, kasihan nanti,” tutur mantan legislator ketua Komisi A DPRD Sidoarjo ini.

Kepala Desa Durung Bedug, Mohammad Zainuri menyampaikan, sebanyak 72 warganya masuk dalam KPM yang berhak menerima BLT Dana Desa. Masing – masing KPM mendapatkan bantuan uang tunai sebesar 300 ribu rupiah setiap bulannya selama tiga bulan.

“Warga kami ada 72 KPM yang mendapatkan BLT Dana Desa. Mulai bulan Juni, Juli serta Agustus. Ini tadi sudah disalurkan langsung 3 bulan. Jadi masing – masing menerima 900 ribu rupiah,” ujar Zainuri.

Baca juga :  Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor turun ke desa – desa untuk memastikan penyaluran bantuan sosial t…

Di desa Durung Bedung, kata Zainuri pihaknya melibatkan RT/RW serta BPD dalam menyeleksi serta memutuskan siapa saja yang berhak sebagai KPM.

“Lewat Musdes kita putuskan siapa saja yang memenuhi syarat masuk PKM. Kita libatkan mulai dari tingkat RT/RW serta BPD kita ajak musyawarah bersama. Kita putuskan transparan, data calon KPM juga diusulkan melalui RT/RW selanjutkan kita bahas bersama di kantor desa. ”

IR.

Sumber » @pemkabsidoarjo

Must Read

Related News