26 C
Sidoarjo
BerandaSidoarjo RayaPolitik PemerintahanPertegas PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Sidoarjo Razia Cafe di Raya Juanda...

Pertegas PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Sidoarjo Razia Cafe di Raya Juanda serta Sita Puluhan B…

Pertegas PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Sidoarjo Razia Cafe di Raya Juanda serta Sita Puluhan Botol Miras

KOMINFO, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo perketat PPKM Darurat gelar sidak tempat hiburan malam di Kecamatan Sedati. Banyak tempat usaha non esensial yang masih melanggar jam operasional selama PPKM Darurat ini. Ditemukan banyak timbunan minuman keras di salah satu café di sepanjang Raya Juanda Kecamatan Sedati, masih ada aktivitas warga makan ditempat, tidak jaga jarak serta masih ada live musik.

Sesuai dengan yang diamanatkan presiden dalam rapat koordinasi PPKM Darurat terakhir untuk menyukseskan PPKM Darurat ini seluruh pemerintah provnsi,kabupaten/kota akan pertegas PPKM Darurat. Sidak dipimpin langsung oleh Wakil Bupati H.Subandi, SH berserta Dandim, Satpol PP serta Garnisun, Senin (19/7/2021) kemarin malam.

Baca juga :  Layanan publik di Sidoarjo sudah berkembang ke digitalisasi dulur. Apa saja layanan itu?…

Dalam pantauanya, masih ditemukan cafe yang melanggar, terdapat kerumunan, live musik serta puluhan botol minuman keras.

“Sangat disayangkan dalam kondisi pandemi pada ppkm darurat ini masih ada kegiatan berkerumun seperti ini, live musik serta ditemukan puluhan botol miras dijual” Ungkap Wabup.

Menginstruksikan pada Satuan Polisi Pamong Praja Satpol PP Sidoarjo , Kecamatan, Polsek,Koramil hingga Desa Kordinasi yang baik untuk tegas serta masifkan sidak seperti ini, jangan sampai kegiatan terus berjalan,tetapi harus di tutup permanen disebabkan tidak mengantongi izin.

“Jangan sampai kegiatan semacam ini, terus berjalan, apabila terulang kembali, akan kami turunkan surat, serta alat bego dibawa untuk pembongkaran cafe tersebut”.katanya.

Subandi menyampaikan, tindakannya kali ini memperingatkan masyarakat untuk mematuhi PPKM Darurat yang diterapkan di Sidoarjo sejak 3 Juli lalu.

Baca juga :  JANGAN LUPA MAMPIR KULINERANSesuai PP No 7 Tahun 2021, minimal 30 % ruang usaha di infrastruk…

Wabup menambahkan, “Jangan sampai image doli sudah pindah di Sedati, sangat disayangkan disebabkan jalan raya juanda ini ialah Pintu akses masuk Bandara Juanda Domestik maupun Internasional di Sidoarjo.

Perlu diketahui juga Kabupaten Sidoarjo dikenal sebagai Kota Santri, maka tidak etis terdapat kegiatan semacam ini.

Lonjakan angka kasus Covid-19 meningkat tajam, Rumah Sakit serta Puskesmas sudah over load, ekonomi juga sedang sulit. MAS.

Sumber » @pemkabsidoarjo

Must Read

Related News