31 C
Sidoarjo
BerandaSidoarjo RayaPolitik PemerintahanDarurat Covid-19! Bupati Gus Muhdlor Mewanti - Wanti Warganya, Terutama Para Lansia...

Darurat Covid-19! Bupati Gus Muhdlor Mewanti – Wanti Warganya, Terutama Para Lansia Diminta Di…

Darurat Covid-19! Bupati Gus Muhdlor Mewanti – Wanti Warganya, Terutama Para Lansia Diminta Dirumah Saja

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor menegaskan, bila masyarakat sulit diatur serta tidak mengindahkan aturan PPKM Darurat maka besar kemungkinan penerapan PPKM Darurat akan diperpanjang. disebabkan menurutnya kondisi saat ini sedang dalam darurat Covid-19. Semua rumah sakit rujukan Covid-19 di Sidoarjo sudah penuh. Peringatan itu disampaikan Gus Muhdlor saat meninjau proses vaksinasi di Pura Penataran Agung Margo Wening, Krembung, Sabtu, (10/7/2021).

untuk itu, Bupati Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) mewanti – wanti warga Sidoarjo supaya tidak sering keluar rumah jika tidak ada keperluan yang sangat penting. Terutama para lansia diminta untuk tetap dirumah saja.

Baca juga :  Selamat pada Pemenang ya. Semoga terus berkarya untuk kemajuan Kabupaten Sidoarjo....

“Sekarang ini lebih baik dirumah saja, bila tidak ada keperluan yang mendesak jangan keluar. Terutama para lansia, mari sama – sama jaga orang tua kita, disebabkan virus Covid-19 varian delta ini mudah serta cepat sekali penularannya,” ujar putra pengasuh Ponpes Bumi Sholawat Lebo KH. Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali) saat meninjau vaksinasi.

Pelaksanaan vaksinasi di Pura Penataran Agung Margo Wening diikuti masyarakat Hindu Sidoarjo serta warga sekitar Pura. Lebih dari 400 orang mendapatkan vaksinasi tahap 1 serta 2.

Gus Muhdlor juga melakukan evaluasi proses vaksinasi yang dinilainya terlalu panjang prosedurnya. Ia minta pada Dinas Kesehatan supaya membuat teknis pendaftaran serta metode skrining yang tidak menyebabkan kerumunan.

Baca juga :  Selamat pagi #wargajatim. Semoga kita semua dalam keadaan sehat yaBerikut ialah data terkini...

” Saya minta alur proses vaksinasi dapat diubah tanpa mengurangi point skrining kesehatan kelayakan penerima vaksin. Intinya proses vaksinasi tidak sampai membuat antrian panjang serta menyebabkan kerumunan,” jelas Gus Muhdlor. (Ir/Kominfo).

Sumber » @pemkabsidoarjo

MUST READ

Bomboloni…

Buko pandan…

JANGAN LEWATKAN
- Advertisement -