32 C
Sidoarjo
BerandaSidoarjo RayaMengatai PMK Sidoarjo 'Lemot', Warganet Ini minta Maaf

Mengatai PMK Sidoarjo ‘Lemot’, Warganet Ini minta Maaf

SIDOARJO, – Erick Pujianto (36), warga Desa Wage, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo harus berurusan dengan petugas PMK lantaran komentarnya di Facebook yang dinilai mengandung ujaran kebencian.

Komentar Erick Pujianto itu terkait dengan penanganan kebakaran di pabrik PT. Kalimas Putra di Desa Popoh, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Sabtu (5/6/2021) dini hari.

Di akun pribadinya Vrerick uj, Erick Pujianto dinilai sengaja menulis komentar yang menyebut PMK ‘lemot’. Pernyataan itu dinilai melukai perasaan petugas korp Damkar.

Di akun tersebut dia menulis dengan kalimat “Pemadame Ngenteni Ludes Baru Teko” (Pemadamnya menunggu ludes baru datang).

Unggahan itu kemudian viral serta membuat naik pitam petugas PMK Kabupaten Sidoarjo tersinggung.

Baca juga :  Satu Dari 4 Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Sidoarjo Dibekuk

Faktanya, petugas PMK melakukan pemadaman secara maksimal di lokasi kebakaran serta sedikitnya ada 7 unit mobil PMK dikerahkan ke lokasi.

Melihat postingan tersebut, akhirnya petugas memanggil yang bersangkutan untuk datang ke Pos PMK di kawasan Buduran, untuk memberikan klarifikasi atas pernyataannya tersebut.

Menurut Komandan Regu PMK Sidoarjo Kurniawan Ismaranto, sejatinya ujaran kebencian tersebut dapat saja dijerat dengan undang-undang pidana. tetapi upaya jalur hukum tidak dilakukan oleh petugas PMK disebabkan yang bersangkutan mau minta maaf pada petugas PMK secara langsung serta melalui akun media sosialnya.

“Kita proses kemanusiaan saja dulu. disebabkan yang bersangkutan memiliki i’tikad baik datang ke kantor serta mau membuat surat pernyataan minta maaf secara tertulis maupun melalui media sosial,”  kata Kurniawan Ismaranto.

Baca juga :  SEBLAK DISINI BEDA MENGGUNAKAN KALDU SAPI LOH.Seblak Geulish ini guruh asin disebabkan menggunaka...

Kurniawan berharap, pada para netizen supaya tidak melakukan ujaran kebencian di media sosial.

“Semoga kejadian ini dapat dijadikan pembelajaran untuk kita semua. disebabkan perbuatan seperti ini dapat dijerat dengan UU ITE,” pungkasnya.

 

Sumber »

MUST READ
JANGAN LEWATKAN
- Advertisement -