- Advertisement -
25 C
Sidoarjo
BerandaSidoarjo RayaPolitik PemerintahanDisperindag Kabupaten Sidoarjo Mudahkan Pelaporan Pelaku Usaha dengan INDAGO KOMINFO, Sidoarjo...

Disperindag Kabupaten Sidoarjo Mudahkan Pelaporan Pelaku Usaha dengan INDAGO KOMINFO, Sidoarjo…

Disperindag Kabupaten Sidoarjo Mudahkan Pelaporan Pelaku Usaha dengan INDAGO

KOMINFO, Sidoarjo – Di era pandemi ini menjadi penyemangat bagi pemerintah dalam mengembangkan pelayanan secara digital ke masyarakat. Dengan kemajuan teknologi informasi serta komunikasi, pelayanan digital ini mudah diterima oleh masyarakat.

Seperti halnya, Dinas Perindustrian serta Perdagangan Kabupaten Sidoarjo, hari ini, Kamis (27/5) melaunching aplikasi INDAGO (Informasi Data Perdagangan Kabupaten Sidoarjo) oleh Bupati Sidoarjo, H. Ahmad Muhdlor, di Hotel Luminor – Sidoarjo.

Kepala Dinas Perindustrian serta Perdagangan Kabupaten Sidoarjo, Drs. Ec Tjarda, MM., aplikasi INDAGO, aplikasi dengan konsep web base dari Bidang Perdagangan, Dinas Perindag Kabupaten Sidoarjo.

“Semua aktivitas yang berkaitan dengan bidang perdagangan di Kabupaten Sidoarjo semuanya akan tersimpan di aplikasi INDAGO ini. Aplikasi ini memiliki fitur prexim ini untuk perdagangan eksport – import, toko swalayan , serta BAPO untuk pencatatan harga bahan pokok,” jelasnya.

Baca juga :  Sekda Sidoarjo minta KONI Sidoarjo untuk Program Yang Menarik, Jangan Program RutinitasKOMINFO...

Kedepannya, kemungkinan besar masih akan bertambah lagi fitur – fitur dari aplikasi INDAGO ini, yang kita sesuaikan dengan aktivitas pelaporan serta pendataan bidang perdagangan.

Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor, menyambut baik inovasi dari Dinas Perindustrian serta Perdagangan Kabupaten Sidoarjo, apalagi di musim pandemi seperti ini. Yang jelas Protokol kesehatan tetap dijaga.

Sedikit memberikan gambaran bahwa sidoarjo baru – baru ini lebih mengarahkan pelayanan kearah digitalisasi. Beberapa OPD telah membuat inovasi pelayanan secara digital.

Hanya saja ada satu kelemahan inovasi pelayanan digital di Kabupaten sidoarjo, promosinya kurang termasuk masalah Perindustrian serta perdagangan.

“Jadi kasus di Dispenukcapil merupakan suatu arahan aplikasinya saja yang ada tapi masyarakat tidak menggunakan disebabkan masyarakat tidak tahu, termasuk aplikas INDAGO, jangan sampai aplikasinya saja yang ada, tapi masyarakat tidak pakai disebabkan tidak tahu,” ungkapnya.

Baca juga :  Gus Muhdlor : Pejabat Fungsional Harus Mampu Berkreasi serta Berinovasi dalam bekerja Kominfo...

Kedepannya Gus Muhdlor mengharapkan semua pelayanan digital di Kabupaten Sidoarjo dijadikan satu rumah. Jadi masyarakat sekali download, semua pelayanan sudah masuk didalamnya. (eny/komi

Sumber » @pemkabsidoarjo

MUST READ
JANGAN LEWATKAN
- Advertisement -