- Advertisement -
25 C
Sidoarjo
BerandaSidoarjo RayaRamadan, PWI Sidoarjo Berbagi Rezeki dengan Sopir Angkot

Ramadan, PWI Sidoarjo Berbagi Rezeki dengan Sopir Angkot

SIDOARJO, -Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sidoarjo tetap meluangkan waktu saat bulan Ramadan, untuk berbagi sedikit rezeki dengan sopir angkutan kota (angkot) di wilayah Sidoarjo.

Ketua PWI Sidoarjo Abdul Rouf menyebut memilih sopir angkot disebabkan merasa iba dengan kondisi sopir angkot yang melintas di Sidoarjo yang sepi penumpang, apalagi di masa pandemi Covid-19 serta menjelang lebaran.

“Sopir banyak mengeluh disebabkan sepinya penumpang. disebabkan itu teman-teman anggota PWI Sidoarjo sepakat membagikan bingkisan ke sopir angkot tersebut,” ucapnya saat berada di lokasi, Jumat (30/4/2021).

Pembagian bingkisan berupa sembako pada sopir angkot jurusan Surabaya-Sidoarjo-Porong dilakukan di Jalan Jenggolo arah Sidoarjo dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Baca juga :  Semalam Hujan Lebat, Sidoarjo Barat Banjir

Satu per satu puluhan bingkisan yang hasil bekerjasama dengan Perwakilan Bank Indonesia di Jawa Timur serta Rumah Aspirasi Indah Kurnia terbagikan ke sopir angkot.

“Kami berharap bakti sosial yang dilakukan PWI Sidoarjo dapat membantu kebutuhan para sopir angkot pada saat bulan Ramadan ini. Semoga orang-orang yang perekonomiannya terdampak Covid-19 dapat segera pulih lagi,” harapnya.

Muntaman, salah satu sopir angkot yang mendapat bingkisan mengaku berterimakasih atas bingkisan yang telah diberikan teman-teman PWI Sidoarjo. “Alhamdulillah, terimakasih banyak,” ucapnya.

Muntaman mengaku bantuan tersebut dapat sedikit meringankan kebutuhan dapur di rumah. Sementara ketika ditanya penumpang angkot saat ini, ia mengaku di masa pandemi Covid-19 pendapatannya menurun drastis.

Baca juga :  Lulusan SMK di Sidoarjo Capai 4 Ribu Per Tahun, Disnaker Diminta Fasilitasi Kerja di Perusahaan

“Saat sebelum ada pandemi, sehari dapat mendapatkan penghasilan hingga Rp 200 ribu. tetapi, jumlah itu merosot tajam saat pandemi virus corona menyerang. Sekarang rata-rata hanya mendapatkan Rp 60 ribu per hari,” keluhnya.

Sumber »

MUST READ
JANGAN LEWATKAN
- Advertisement -