- Advertisement -
28 C
Sidoarjo
BerandaSidoarjo RayaBupati Muhdlor minta Warga Sidoarjo Lebaran di Rumah Saja

Bupati Muhdlor minta Warga Sidoarjo Lebaran di Rumah Saja

SIDOARJO, -meski Idul Fitri 1 Syawal 1442 H masih kurang 15 hari, Bupati Ahmad Muhdlor sudah minta masyarakat Sidoarjo lebaran di rumah saja. disebabkan kondisi masih dalam status waspada terhadap bahaya Covid-19.

“Kami pesan pada warga Sidoarjo kalau dapat lebaran di rumah saja, stay at home,” pesan Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor itu saat memimpin apel kesiapan pengamanan Mudik Lebaran Idul Fitri 2021 di Alun-alun Sidoarjo, Senin (26/4/2021).

“Mari kita patuhi aturan dari pemerintah. meski ada wilayah aglomerasi, kalau tidak sangat penting sekali lebih baik di rumah saja, merayakan lebaran idul fitri bersama keluarga serta tetangga dekat rumah,” pinta dia.

Gus Muhdlor menerangkan larangan mudik lebaran ini bukan hanya berlaku di Sidoarjo saja tapi juga secara nasional. Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor : 13/2021 Pemerintah resmi melarang mudik mudik lebaran tahun ini.

Baca juga :  Jaga Imun Saat Pandemi, Antar-Organisasi Kepemudaan di Sidoarjo Latih Tanding Sepak Bola

Pelarangan itu bagi semua moda transportasi darat, laut, udara serta kereta akan dibatasi sepanjang tanggal 6 -17 mei 2021. Ada pengecualian larangan mudik berlaku untuk pergerakan kendaraan di kota/kabupaten yang saling terhubung dalam satu kesatuan wilayah atau disebut Aglomerasi.

“Ada delapan aglomerasi yang ditetapkan pemerintah, salah satunya ialah wilayah Sidoarjo, Gresik, Surabaya, Mojokerto, Lamongan serta Bangkalan,” sebutnya.

meski demikian, Muhdlor kembali menegaskan bahwa pelarangan mudik secara nasional ini dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 serta juga belum terbentuknya herd immunity atau kekebalan komunitas disebabkan pelaksanaan vaksinasi belum merata.

“Pemerintah tidak ingin kejadian seperti di negara India yang memperbolehkan perayaan Suci di Sungai Gangga akhirnya berdampak tingginya kasus baru yang membuat pemerintah India kelabakan, dalam sehari lebih dari 300 ribu kasus,” pungkasnya.

Baca juga :  Perangi Narkoba, Polresta serta BNNK Sidoarjo Kompak Pasang Banner Pencegahan

Sumber »

MUST READ
JANGAN LEWATKAN
- Advertisement -