- Advertisement -
26 C
Sidoarjo
BerandaJatimPembangunan Jargas di Lamongan Tahap II Segera dilaksanakan

Pembangunan Jargas di Lamongan Tahap II Segera dilaksanakan

LAMONGAN – Direktur Perencanan serta Pembangunan Infrastruktur Minyak serta Gas Bumi, Noor Arifin Muhammad melakukan audiensi serta koordinasi dengan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi terkait pembangunan Jaringan Gas di Kabupaten Lamongan.

Acara yang bertempat di ruang kerja Bupati Lamongan, pada Selasa (20/04).

Noor Arifin Muhammad menyatakan bahwa pemasangan jargas ini dilaksanakan secara gratis tanpa dipungut biaya.

“Kami sampaikan bahwa tidak akan dilaksanakan aktivitas apapun kalau tidak ada orangnya di rumah, serta saya tekankan bahwa Migas tidak memungut biaya serta segala macamnya,” ungkap Noor.

Pembangunan jaringan gas (Jargas) bumi tahap II untuk rumah tangga di Lamongan yang sebelumnya direncanakan tahun 2020 serta sempat ditunda disebabkan adanya pandemi covid-19 serta refocusing ini.

Pekerjaan ini akan dilaksanakan pada tahun 2021 dengan alokasi sebesar 6000 SR (Sambungan Rumah). Jargas tahap II ini akan dibangun di Kecamatan Lamongan, Tikung, serta Deket.

3 lokasi yang berada di Kecamatan Lamongan ini ialah Kelurahan Sukomulyo (1.636 SR), Kelurahan Sidoharjo (629 SR), serta Desa Made (1.847 SR).

Pada Kecamatan Tikung akan dibangun 1.053 SR di Desa Tambakrigadung. untuk Kecamatan Deket akan dibangun 629 SR di Desa Deket Wetan serta 201 SR di Desa Deket Kulon.

Noor juga mengungkapkan terima kasih pada Pemerintah Lamongan, disebabkan dengan adanya audiensi ini pihaknya dapat mengetahui fakta lapangan sebagai warning untuk perbaikan.

Serta kedepannya dalam pengerjaannya dapat dilakukan dengan lebih baik. “Kami mohon bimbingan serta pendampingan. InsyaAllah setelah lebaran, material akan mulai kami datangkan,” tambah Noor.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan kesiapannya dalam mendukung pelaksanaan pembangunan jargas di Kabupaten Lamongan yang lebih baik.

Bupati berharap, dalam pembangunan jargas ini secepatnya supaya dilaksanakan sosialisasi serta koordinasi dengan instansi-instansi terkait di Lamongan.

Kedepannya akan ada kecepatan penanganan dalam hal pengembalian (penormalan jalan setelah pengerjaan) serta komplain masyarakat.

“Kami harapkan pengerjaan penggalian ini tidak melebihi jangka waktu yang dijadwalkan, supaya materialnya nanti di jalanan tidak membahayakan masyarakat pengguna jalan.

Intinya kami (Lamongan) siap untuk dilaksanakan pembangunan jargas, siap mendampingi, membersamai serta berkoordinasi,” ungkap Yuhronur.

(iful/ar)

Sumber »

MUST READ
JANGAN LEWATKAN
- Advertisement -