- Advertisement -
28 C
Sidoarjo
BerandaJatimLaju Ekonomi di Masa Pandemi Turun, Tapi PAD Kab. Kediri Naik

Laju Ekonomi di Masa Pandemi Turun, Tapi PAD Kab. Kediri Naik

KEDIRI – Panitia khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri, Senin, 19 April 2021, membahas LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban) Bupati Kediri tahun 2020.

Hadir di gedung dewan, Jalan Soekarno Hatta No. 1 Kediri, Jawa Timur ini di antaranya, Ketua Pansus bersama anggotanya, Kepala Bappeda Kabupaten Kediri, Sukadi, S.E., MM, Plt Kepala BPKAD, M. Erfin Fatoni, S.E.,M.Acc, Plt Inspektorat, Nono Soekardi, S.H., MH, beserta stafnya, serta Plt Kepala Bagian Hukum Suwono, beserta stafnya.

Ketua Pansus DPRD Kabupaten Kediri, Drs. KH. Masykur Lukman, SH,. M.Si, dikonfirmasi wartawan mengatakan, hari ini pihaknya telah melaksanakan rapat untuk membahas LKPJ Bupati tahun 2020.

“Hasilnya, dari teman-teman Pansus mengharapkan untuk kedepan Kabupaten Kediri menjadi lebih baik, capaian kinerjanya lebih baik, terus Silpa nya tidak terlalu banyak, serta lain sebagainya,” katanya.

Menurut wartawan senior yang menjadi Anggota DPRD Kabupaten Kediri dari Fraksi PKB ini, nantinya Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati ini setelah mendapatkan rekomendasi akan disampaikan oleh Bupati pada Paripurna DPRD.

Pansus Bahas LKPJ Bupati Tahun 2021 2
Rapat Pansus DPRD Kabupaten Kediri membahas LKPJ Bupati tahun 2020

Sementara, Anggota DPRD Kabupaten Kediri dari Fraksi NasDem, Khusnul Arif, S.Sos, seusai rapat Pansus LKPJ Bupati Kediri tahun 2020 dikonfirmasi wartawan mengatakan, pada saat pandemi Covid-19 seperti ini, di Kabupaten Kediri terjadi penurunan transaksi jual beli, bahkan pendapatan per kapital juga turun, serta laju pertumbuhan perekonomian juga turun, tetapi Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya naik.

“Setelah diteliti, ternyata ada salah satu indikator yang membuat PAD menjadi naik, yaitu pendapatan yang sah kaitannya dengan pajak. Pajak dari Bandara yang seharusnya masuk tahun 2019, tetapi realisasi di tahun 2020. Sehingga munculnya agak tinggi, cuma komponennya tidak terinci,” ungkap pria yang akrab disapa Mas Pipin ini.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri, Drs. H. Lutfi Mahmudiono saat dikonfirmasi terkait Pansus LKPJ Bupati Kediri. Menurutnya, dampak dari pandemi Covid-19 ini memang menjadikan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kediri turun, pendapatan per kapita juga turun, tetapi ternyata dari sisi pendapatan malah naik, sehingga dapat disimpulkan bahwa potensi PAD nya Kabupaten Kediri itu sangat besar.

“Dari LKPJ Bupati Kediri akhir 2020 itu dapat kita cermati, salah satunya terkait dengan sisi pendapatan. Ketika masa pandemi membuat ekonomi menurut, serta pendapatan per kapita turun, tetapi dari PAD nya naik. Jadi dapat kita simpulkan kalau sebenarnya potensi PAD Kabupaten Kediri ini sangat besar,” kata Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Kediri yang akrab disapa Pak Lutfi.

Ditambahkan wakil rakyat dari Dapil Kabupaten Kediri 4 yang meliputi Kecamatan Wates, Ngancar serta Plosoklaten ini, Fraksi Partai NasDem mengusulkan supaya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kediri kedepannya dapat lebih besar lagi, serta Silpa nya tidak terlalu tinggi.

“Seperti yang kita ketahui, pada tahun-tahun kemarin Silpa di Kabupaten Kediri selalu sangat tinggi sekali. Silpa yang tinggi itu dapat dibilang kurang matangnya sebuah perencanaan. Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Kediri berharap di bawah kepemimpinan Mas Bup Dhito, ke depannya hal itu tidak terjadi lagi, serta PAD nya juga semakin meningkat,” ungkap Pak Lutfi. (Edy Siswantooptimistv.co.id)

Sumber »

MUST READ
JANGAN LEWATKAN
- Advertisement -