- Advertisement -
26 C
Sidoarjo
BerandaJatimPengunsi Dampak Gempa, Konselor Polres Lumajang Ajak Anak-anak Bermain

Pengunsi Dampak Gempa, Konselor Polres Lumajang Ajak Anak-anak Bermain

LUMAJANG – Polres Lumajang Jawa Timur, melakukan patroli kewilayahan serta monitoring para pengungsi dampak gempa di Kecamatan Tempursari serta Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, Kamis (15/4/2021).

Didampingi perangkat desa, Bhabinkamtibmas serta Babinsa setempat, anggota tergolong dalam tim konseling dipimpin oleh Kabag Sumda Kompol Khusnul Khotimah, saat itu menuju ketempat warga terdampak gempa dengan sasaran awal yaitu warga yang diduga mengalami trauma akibat kejadian gempa.

Lokasi yang didatangi saat itu diantaranya Dusun Ibu Rojo, Dusun Krajan, Dusun Rojopolo Desa Kaliuling serta Dusun Sukosari Desa Pundungsari Kecamatan Tempursari serta Dusun Besuk Cukit Desa Sidomulyo Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang.

“Tim konseling melaksanakan kegiatan trauma healing dengan mendatangi tenda-tenda darurat yang telah disediakan oleh tim penanggulangan bencana,” tutur Kabag Sumda Polres Lumajang Kompol Khusnul Khotimah dikonfirmasi melalui Paursubbag Humas Ipda Andrias Shinta dihari yang sama.

Tercatat bahwa, terdapat 9 KK disetiap tenda darurat yang disediakan tim penanggulangan bencana, diantaranya terdiri dari orangtua serta anak-anak.

Disetiap lokasi yang didatangi, tim konseling terpantau melakukan pendekatan terhadap warga yang trauma akibat gempa, dengan cara mengajak berkomunikasi untuk meringankan beban trauma, pada anak-anak serta ibu-ibu konselor melakukan konseling serta mengajak anak-anak bermain bersama dengan cara tanya jawab serta olahraga ringan.

Dari kegiatan yang dilakukan, saat ini anak-anak terdampak gempa sudah berani untuk keluar rumah untuk bermain. Meskipun masih ada beberapa warga yang merasa trauma serta tidak berani menempati tempat tinggalnya serta minta untuk di relokasi dikarenakan tanah dirumahnya rusak dikhawatirkan longsor.

“Hasil pantauan di lapangan, warga terdampak gempa telah mulai dapat adaptasi dengan keadaan. Mereka bersemangat untuk membersihkan serta membenahi rumahnya yang rusak akibat gempa. Sementara ditenda darurat, sudah memulai aktivitasnya dengan menerima bantuan logistik serta mengelola untuk dipergunakan mencukupi kebutuhan sehari-hari,” imbuh Ipda Shinta.

Selanjutnya, warga terdampak gempa diminta supaya tetap tenang serta selalu waspada serta selalu berkomunikasi dengan petugas di lapangan.

Pihaknya akan terus memantau perkembangan yang ada, sambil melakukan langkah yang sifatnya bermanfaat khususnya bagi masyarakat terdampak.  (Azs)

Sumber »

MUST READ
JANGAN LEWATKAN
- Advertisement -