- Advertisement -
25 C
Sidoarjo
BerandaJatimKoperasi, Dorong UMKM Lamongan Go Ekspor

Koperasi, Dorong UMKM Lamongan Go Ekspor

LAMONGAN – Koperasi mempunyai peranan yang sangat penting sebagai penggiat, pengungkit, serta penggerak dalam menggairahkan kembali UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), utamanya di Lamongan.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menyerahkan penghargaan pada koperasi berprestasi serta pelaku usaha mikro di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Kamis (08/04).

Dihadapkan dengan berbagai permasalahan sebagai akibat dari pandemi covid-19, Yuhronur Efendi mengajak untuk membangkitkan kembali berbagai sektor yang sempat lesu.

“Yang paling penting bagaimana kebangkitan UMKM serta IKM di Lamongan. Membangkitkan kembali sektor UMKM, yang ini harusnya didukung oleh elemen-elemen yang lain, seperti koperasi, perbankan, serta lainnya,” ucap Yuhronur.

Kedepan, Bupati Yuhronur ingin produk-produk Lamongan dapat lebih dikenal serta masuk ke warung-warung waralaba, bahkan banyak yang dapat sampai melakukan ekspor.

Harapan Bupati Lamongan kedepannya koperasi sebagai wadah ini dapat turut serta mengambil peran untuk menggairahkan UMKM, tidak hanya membantu pada sektor permodalan, tetapi juga pada sektor pemasarannya.

“Yang kita kembangkan saat ini ada 2 pemasaran, secara online serta offline. Produk kita ini bagus, mampu bersaing, serta tidak kalah kualitasnya dengan produk dari perusahaan atau daerah lain.

Mari kita sukseskan gerakan UMKM bangkit, khususnya gerakan Ayo Beli Produk Lamongan, menggerakkan seluruh sektor-sektor IKM di setiap sudut Lamongan,” tambah Yuhronur.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lamongan menyerahkan secara langsung penghargaan sebagai koperasi pendukung serta penggiat pelaku usaha mikro pada 27 koperasi.

Selain itu, sertifikat NIB (Nomor Induk Berusaha) pada 5 koperasi, sertifikat PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) pada 10 orang pelaku usaha mikro, 7 sertifikat halal, serta 1 sertifikat merk.

Hadir dalam acara, Ketua Bidang Industri serta UMKM GPEI (Gabungan Perusahaan Ekspor) Jawa Timur Wahyu Kusuma Hadi.

Wahyu Kusuma Hadi mengungkapkan bahwa kedepannya akan dilakukan pelatihan serta pendampingan supaya para pelaku usaha di Lamongan dapat menjadi UMKM yang go ekspor.

“Harapannya produk-produk pelaku UMKM terutama di Lamongan dapat go internasional,” harap Wahyu Kusuma Hadi.

Berdasarkan data dari Kepala Dinas Koperasi serta Usaha Mikro Kabupaten Lamongan Agus Suyanto, saat ini jumlah koperasi di Lamongan ialah 1.314 dengan jumlah yang tidak aktif kurang lebih 200 koperasi (tidak melakukan RAT tahun 2020).

“Koperasi ini merupakan wadah untuk mempertumbuhkan ekonomi, tidak hanya memberikan simpan pinjam, tapi juga mendukung usaha mikro di masing-masing desa,” terang Agus. (iful/edi)

Sumber »

MUST READ
JANGAN LEWATKAN
- Advertisement -