Jumat, 16 April 2021
32 C
Sidoarjo
Jumat, 16 April 2021
JatimDipastikan Hoak, kabar penangkapan hingga OTT di Probolinggo

Dipastikan Hoak, kabar penangkapan hingga OTT di Probolinggo

PROBOLINGGO – Indikasi dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Probolinggo semakin menyeruak ke permukaan. Masyarakat pun kompak memberikan dukungan moral pada aparat penegak hukum khususnya Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo.

Dukungan tersebut, untuk mengusut tuntas segala bentuk korupsi yang dilakukan oleh para “tikus-tikus berdasi” itu, sekaligus juga sebagai bentuk dukungan atas beradarnya kabar penangkapan, penjemputan hingga Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang hoaks.

Dukungan moral dari berbagai elemen masyarakat tersebut dikemas dalam bentuk frame (bingkai) yang berisi foto serta narasi hukum penumpasan tindak pidana korupsi. Hal itu tersebar di media sosial serta cukup menarik perhatian publik.

“Kita harus memberikan support pada aparat penegak hukum dalam mengusut segala bentuk dugaan korupsi yang ada di Kabupaten Probolinggo. Bagi kami, apa yang dilakukan masyarakat dengan memberikan dukungan tersebut suatu kewajiban. Demi menyelamatkan anggaran negara yang bersumber dari rakyat,” kata Suliwangi SH pegiat LSM Macan Kumbang Probolinggo, Suliwangi SH Rabu (7/4/2021).

Baca juga :  Diimingi Lolos CPNS Oleh Oknum Bidan, Uang 50 Juta Milik Warga Robatal Hingga Kini Tak Jelas

Sebagai aktivis anti korupsi, lanjut Suliwangi SH, pihaknya akan selalu bersama masyarakat selalu pro aktif dalam menjalankan fungsi kontrol di Kabupaten Probolinggo. Ia mengisyaratkan adanya dugaan tindak pidana korupsi di daerah yang menempati urutan ke empat.

“disebabkan memang sudah jelas Kabupaten Probolinggo masuk dari daerah termiskin se- Jawa Timur ini versi BPS tahun 2019 (Badan Pusat Statistik) dengan dimotori oleh single power,” ungkap pria asal Kota Surabaya ini

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Yuni Priyono menegaskan, sejauh tidak ada dari pihak kejaksaan yang ditangkap, dijemput ataupun di OTT oleh pihak Satgas 53 Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia.

Baca juga :  Keren! Patung Setinggi 23 meter di Wisata Desa Dlanggu Mojokerto pecahkan rekor dunia

(NN)

Sumber »

Komentar

Konten Terbaru