- Advertisement -
25 C
Sidoarjo
BerandaJatimGus Muhdlor Jamin Permudah Izin Ekspor Bagi Puluhan UKM Naik Kelas

Gus Muhdlor Jamin Permudah Izin Ekspor Bagi Puluhan UKM Naik Kelas

SIDOARJO – Program UKM Naik Kelas yang digagas Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) serta Wabup Subandi tahun ini bakal terealisasi. Puluhan Usaha Kecil Menengah (UKM) diberikan pelatihan cara mengekspor produk yang mereka hasilkan untuk dapat dipasarkan ke luar negeri.

Sasarannya negara di Timur Tengah, seperti Yaman, Turki, Mesir serta Arab Saudi. Kemudian beberapa negara di Asia seperti Korea Selatan, Jepang. Termasuk di Eropa seperti Belanda.

Bupati Gus Muhdlor mendorong pada puluhan UKM Naik kelas supaya tahun ini produknya sudah terkirim di ekspor ke luar negeri. Terkait dengan segala proses perizinannya, Muhdlor menjamin akan memberikan kemudahan serta pendampingan sampai tuntas.

Total ada 50 UKM Naik kelas yang sudah siap mengirimkan produknya ke luar negeri. Dari jumlah tersebut, dua puluh diantaranya sudah lolos izin serta sisanya masih dalam proses.

Produk yang diekspor diantaranya jenis makanan olahan, makanan khas Sidoarjo seperti Sambal Udang serta Olahan Ikan Bandeng serta juga hasil olahan kerajinan tangan atau handycraft.

Kepala dinas perindustrian serta perdagangan, Tjarda diminta Bupati Gus Muhdlor untuk all out melakukan pendampingan mulai dari proses izin sampai produknya dapat terkirim ke luar negeri.

“Jumlah UKM yang sudah siap ada 50 an sedangkan yang sudah lolos proses izinnya ada 20 UKM. Sisanya masih dalam proses. Sesuai perintah Pak Bupati, Disperindag akan melakukan pendampingan sampai tuntas,” terang Tjarda.

Berbagai upaya dilakukan Muhdlor supaya ribuan UKM di Sidoarjo naik kelas. Salah satunya, memanfaatkan jaringan PCINU (Pimpinan Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama). Cabang istimewa NU di luar negeri yang sudah tersebar di berbagai negara siap membantu memasarkan produk UKM Sidoarjo. Seperti PCINU Korea Selatan serta Jepang melalui zoom meeting sudah menyatakan siap pada Gus Muhdlor untuk membantu memasarkan disana.

Muhdlor ingin menyasar segmen pasar halal. Menurutnya, peluang makanan halal sangat terbuka lebar apalagi di Korsel serta Jepang. Banyak pekerja migran dari Indonesia yang ingin menikmati makanan khas Sidoarjo. Sidoarjo akan memasok produk olahan makanan halal sebanyak-banyaknya.

“Selama ini yang mendominasi produk halal ialah negara Malaysia. Nah segmen pasar halal ini UKM kita harus dapat ambil bagian. Produk olahan yang dihasilkan segera kita pasarkan, kita ekspor sebanyak-banyaknya,” terang Muhdlor Selesai membuka pelatihan ekspor pada ratusan pelaku UKM Naik Kelas di Hotel Luminor, Selasa (6/4/2021).

Selain mendorong UKM memasarkan produknya ke luar negeri, Gus Muhdlor minta pelaku UKM dapat memanfaatkan penjualan melalui online.

“Beberapa mal di Jakarta sudah tutup disebabkan ada pergeseran pola belanja masyarakat melalui online. Pelaku UKM dapat mengoptimalkan penjualannya lewat pasar online,” Ujar Bupati muda alumni Unair ini.

“Kami akan pastikan dari sisi perizinannya semua aman serta pelatihan jalan serta pendanaannya ready. Bunga Kurda Sayang hanya 0,25 per bulan bunganya, sangat kecil sekali. Program Kurda Sayang ini semata-mata untuk mendongkrak supaya UKM Sidoarjo lebih cepat naik kelas,” tambahnya.

Muhdlor juga berpesan supaya terus berinovasi serta jaga mutu kualitas produk yang dihasilkan.

“Mari tingkatkan mutu serta jaga kualitas disebabkan ini juga penting sekali. Saya seneng ada pelatihan ekspor seperti ini. Pelaku UKM tidak perlu khawatir disebabkan di backup bupati serta Wabup,” tutupnya.

(Rs)

Sumber »

MUST READ
JANGAN LEWATKAN
- Advertisement -