Jumat, 16 April 2021
31 C
Sidoarjo
Jumat, 16 April 2021
JatimPak Lutfi : Jangan Takut Disuntik Bu Dokter

Pak Lutfi : Jangan Takut Disuntik Bu Dokter

KEDIRI – Banyaknya warga masyarakat yang merasa takut dengan jarum suntik, dinilai oleh Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri, Drs. H. Lutfi Mahmudiono sebagai hal yang perlu dihilangkan.

“Mitos takut dengan jarum suntik itu harus dihilangkan. Sebelum disuntik, terkadang orang sudah membayangkan betapa sakitnya ditusuk jarum, padahal ketika sudah dilakukan penyuntikan ya tidak sakit sama sekali, atau terasa seperti digigit semut atau disengat lebah begitu saja,” kata Pak Lutfi, panggilan akrab politisi suami Dokter Spesialis Kandungan ini.

Menurut Pak Lutfi, apalagi kalau suntikan itu sangat penting bagi kesehatan seperti halnya dalam pelaksanaan vaksinasi guna pencegahan penyebaran Covid-19, maka mau tidak mau seluruh warga masyarakat nanti harus disuntik.

“Saya sudah divaksin, rasanya tidak sakit. Maka dari itu tidak perlu takut untuk disuntik. Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan secara bertahap pada seluruh warga. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah atas kesehatan rakyatnya. Nantinya semua warga masyarakat akan mendapatkan vaksin secara gratis seperti ini,” katanya.

Baca juga :  Mushola Nur Qomari di desa Sidokare diresmikan Wakil Bupati Sidoarjo

Wakil Rakyat dari Dapil Kabupaten Kediri 4, yang meliputi wilayah Kecamatan Wates, Ngancar serta Plosoklaten ini juga menghimbau pada warga yang telah mendapatkan Vaksin supaya tetap jaga protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, serta selalu berdo’a pada Sang Maha Kuasa.

“Ibaratanya kita sudah punya SIM, tetapi ketika mengendarai motor dengan ugal-ugalan, ya tentu tidak ada jaminan dapat aman. Makanya, setelah divaksin ini ya harus tetap selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, serta terus berdo’a setiap waktu, Semoga Pandemi Covid-19 ini segera berlalu, Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Robbal ‘Alamiin,” do’anya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto, vaksinasi tersebut merupakan langkah sekunder dalam pencegahan Covid-19. Sedangkan untuk premiernya harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga :  Ini Imbauan Pelaksanaan Ibadah Bulan Ramadhan serta Idul Fitri di Kota Kediri

“Dulu kita diwajibkan untuk melakukan 3M, serta sekarang berkembang menjadi 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun serta air mengalir, jaga jarak, menjauhi kerumunan, serta mengurangi mobilitas,” katanya.

Menurut Dodi, disuntuk itu tidak akan menjadikan sakit tetapi malah menjadi sehat. “Rasanya tidak sakit, ya biasa saja seperti digigit semut,” tuturnya seusai divaksin bersama anggota dewan lainnya, Kamis, 25 Februari 2021, di Lapangan Tenis Pemkab Kediri.

Seperti diketahui, setelah dilakukan vaksinasi tahap 1 di Kabupaten Kediri yang diperuntukkan bagi nakes (tenaga kesehatan), hari ini kembali dilaksanakan vaksinasi tahap 2 untuk para ASN (Aparatur Sipil Negara) serta petugas pelayanan publik.

Pelaksanaan vaksinasi tersebut dibagi menjadi tujuh tempat, di antaranya di Lapangan Tenis serta Joglo Pemkab Kediri, RS Aura Syifa, RSUD Simpang Lima Gumul, Convention Hall SLG, Kantor Dinas Ketahanan Pangan serta Peternakan, serta Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.

Baca juga :  Melalui Mahasiswa Papua Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas

Seperti halnya yang dilakukan di Lapangan Tenis Pemkab Kediri, sejumlah ASN serta 50 Anggota DPRD Kabupaten Kediri beserta 53 orang pegawai Sekretariat DPRD, Kamis, 25 Febrauari serta Jum’at, 26 Februari 2021 besuk, mulai pukul 08.00 pagi secara bergantian mendapatkan pengecekan kesehatan, serta suntikan vaksinasi oleh para tim medis. (Zainal – optimistv.co.id)

Sumber »

Komentar

Konten Terbaru