Jumat, 16 April 2021
31 C
Sidoarjo
Jumat, 16 April 2021
JatimDenda Pelanggar serta Pelaku Usaha senilai Rp 724 Juta Setelah Sebulan PPKM...

Denda Pelanggar serta Pelaku Usaha senilai Rp 724 Juta Setelah Sebulan PPKM di Surabaya

Surabaya – Lebih dari sebulan PPKM diberlakukan di Jawa-Bali, Kota Surabaya mendapati ribuan pelanggar. Baik perorangan maupun pelaku usaha yang tidak mentaati peraturan serta protokol kesehatan.

Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, selama PPKM mulai 11 Januari hingga 18 Februari terdapat 8.413 pelanggar perorangan. Sedangkan pelaku usaha terdapat 120 yang melanggar.

“untuk perorangan ya, dia tidak pakai masker, kemudian berkerumun, itu kami sanksi penyitaan KTP serta juga pengenaan denda administratif. Lelaki usaha yang melanggar ketentuan dari PPKM tentunya ada usaha mikro, usaha kecil, ada menangah serta ada usaha besar,” kata Febri pada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Dari ribuan pelanggar protokol kesehatan perorangan, denda administratif yang terkumpul sekitar Rp 724.650.000.

Baca juga :  Diimingi Lolos CPNS Oleh Oknum Bidan, Uang 50 Juta Milik Warga Robatal Hingga Kini Tak Jelas

“Hingga saat ini (Pelanggar pemilik usaha) sudah ada menyelesaikan kewajibannya tercatat di BPKBD sekitar Rp 28.500.00,” sebutnya.

Denda pelanggar akan masuk ke rekening kas daerah sebagai bentuk sanksi PPKM. Termasuk pendapatan lain, tak hanya berfokus pada denda PPKM.

“disebabkan kita ialah bagaimana masyarakat sadar, denda ini kan hanya sebagai bentuk pendisiplinan pada masyarakat. Kita tidak senang semakin banyak denda yang didapat, otomatis kan masih banyak pelanggar yang kurang disiplin. Bukan besar kecilnya denda, kita mencoba memberikan edukasi bahwa prokes itu penting,” jelasnya.

Besaran denda yang diberikan masih sama, yakni Rp 150 ribu untuk perorangan. Sedangkan pelaku usaha dapat hingga Rp 25 juta.

Baca juga :  Forkopimda Jatim Tinjau Korban Gempa Bumi di Malang serta Lumajang

“Sekarang ini pelanggaran masih banyak didominasi pelanggaran perorangan. Kadang itu anak usia 16-17 tahun tidak menggunakan masker, otomatis orang tuanya yang membayar denda,” pungkasnya. (*/cr4)

 

Sumber : news.detik.com

Sumber »

Komentar

Konten Terbaru