Jumat, 14 Mei 2021
28 C
Sidoarjo
Jumat, 14 Mei 2021

Pemkab Sidoarjo Suntikan Vaksin Covid-19 Pertama pada 10 Pejabat Forkopimda

- Advertisement -
- Advertisement -

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, akan menyuntikkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac yang pertama kali pada 10 orang pejabat forkopimda di kabupaten setempat.

Syaf Satriawarman Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo di Sidoarjo, Rabu (13/1/2021), mengatakan vaksin itu di antaranya akan disuntikkan pada Hudiyono Penjabat Bupati Sidoarjo.

“Selain itu juga ada Sekretaris Daerah Sidoarjo Achmad Zaini, Kapolres Sidoarjo Kombespol Sumardji, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf M. Iswan Nusi. Ada perwakilan tokoh agama serta saya sendiri peserta vaksin,” katanya di sela penerimaan vaksin di kantor Dinkes Sidoarjo.

Ia mengatakan di Sidoarjo untuk tahap pertama mendapatkan sebanyak 4.000 dosis vaksin Covid-19 produksi Sinovac serta disimpan di salah satu ruangan kantor Dinkes Sidoarjo.

Baca juga :  HAMPERS LEBARAN ISI KUE KERING YG BEDA Disini ada Brownies Almond Cookies bayangin dong kue B...

Vaksin diantar dengan satu mobil boks serta mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dengan menggunakan dua mobil milik Brimob.

Ia mengatakan, agenda vaksinasi Covid-19 akan dilakukan di RSUD Sidoarjo Jumat (15/1/2021) pukul 09.00 WIB.

“Setelah 10 orang perdana di vaksin, selanjutnya vaksin akan diberikan pada tenaga kesehatan. Sidoarjo terdapat 11.200 tenaga kesehatan, tetapi masih mendapatkan jatah 8.720 vaksin. Sementara yang datang baru 4000 vaksin,” katanya seperti yang dilansir Antara.

Dirinya memperkirakan gelombang kedua vaksin itu akan tiba bulan Mei atau Juni untuk memenuhi tenaga kesehatan serta pejabat pemerintahan.

“Sementara untuk masyarakat yang usia lanjut nanti di gelombang ketiga pada Oktober,” katanya.

Baca juga :  LEBARAN KALI INI KALIAN MAKAN APA REK? Sudah pasti makan Ketupat komplit bersama teman & keluar...

Sementara itu, pendistribusian vaksin ke masyarakat kata Syaf tergantung verifikasinya. Dalam artian siapa saja yang mendapatkan SMS penerima vaksin diminta untuk memverifikasi ulang terkait dengan tempat serta tanggal berapa dia di vaksin.

“Nanti dari layanan kesehatan akan minta jumlah vaksinnya ke kita, ke Dinkes berdasarkan jumlah verifikasi di tempat dia,” jelasnya.

Vaksin yang disimpan di Kantor Dinkes Sidoarjo ini akan dijaga oleh petugas kepolisian. Begitupun saat nanti dibagikan. Hal ini dilakukan supaya tidak ada penimbunan vaksin baik di Dinkes maupun puskesmas.

“Kami sudah membuat surat minta ke Polres untuk mendampingi selama vaksin ada di dinas kesehatan, serta kalau nanti saat disebar di masing-masing puskesmas. Jadi kalau mereka (puskesmas) butuh 10 ya 10, 12 ya 12. Jadi tidak boleh disimpan, harus sesuai kebutuhan,” katanya.(ant/tin/lim)

Baca juga :  50K ALL U CAN EAT (MAKAN SEPUASNYA) ADA PROMO .Makan grill & suki sepuasnya dengan harga y...

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -