Home Jatim Jatim Borong Juara Lomba Terminal Sehat Nasional 2020

Jatim Borong Juara Lomba Terminal Sehat Nasional 2020

Jatim Borong Juara Lomba Terminal Sehat Nasional 2020

Provinsi Jawa Timur memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang Lomba Terminal Sehat 2020 yang digelar lintas sektor dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan serta Kementerian Dalam Negeri.

Penghargaan pada Provinsi Jawa Timur diterima Nyono Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur secara virtual di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (17/11/2020), disaksikan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur.

Dua terminal tipe B yang dikelola Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur yakni Terminal Maospati di Kabupaten Magetan, serta Terminal Anjuk Ladang di Kabupaten Nganjuk menyabet juara pertama serta kedua. Sementara juara ketiga diraih Terminal Banjarnegara Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Barat.

Terminal tipe B dari Jawa Timur menyisihkan 10 terminal dari berbagai provinsi seperti Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat serta Provinsi Jogjakarta.

Nyono Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur mengatakan, penghargaan tersebut tidak lain berkat dukungan serta arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam rangka menyediakan fasilitas publik yang bersih, nyaman serta aman sesuai protokol kesehatan.

“Sesuai petunjuk Ibu Gubernur Jatim, terminal juga harus menerapkan 3 M dalam menerapkan protokol kesehatan baik bagi pengelola maupun pengguna,” katanya.

Penerapan 3 M di terminal yang dimaksud ialah menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun, mengimbau pengguna untuk tetap jaga jarak saat di terminal serta saat menaiki angkutan umum, serta mengimbau supaya para pengguna terminal memakai masker.

“Dengan demikian terbentuk terminal sehat, bersih serta tidak menjadi sumber terbentuknya kluster baru serta berkontribusi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di seluruh Jawa Timur,” katanya.

Lomba terminal sehat digelar dalam rangka percepatan sosialisasi serta implementasi protokol kesehatan di fasilitas umum yang banyak dipergunakan, serta sebagai sarana edukasi serta adaptasi yang baik bagi pemerintah serta masyarakat untuk melaksanakan adaptasi kebiasaan baru.

Ada 6 kriteria yang dinilai dalam lomba ini, selain keabsahan status operasional terminal, juga kebersihan seluruh lingkungan yang ada di terminal, serta penerapan protokol kesehatan baik bagi petugas serta masyarakat pengguna.

Selain itu juga peran serta semua unsur yang ada di dalam terminal dalam memenuhi protokol kesehatan, peran serta pemerintah daerah penanggungjawab terminal serta Instansi terkait, serta inovasi yang dilakukan pengelola terminal.

Adapun tim penilai melibatkan Kemenkes, Kemendagri serta Kemenhub, dibantu oleh DPP Himpunan Pakar Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) di tingkat pusat maupun provinsi.

Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur mengelola 26 terminal tipe B sesuai Undang-Undang (UU) No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Pemda).

Ke-26 terminal dimaksud ialah Terminal Padangan, Temayang, serta Betek di Bojonegoro, terminal Lamongan di Lamongan, terminal Bunder di Gresik, Larangan Sidoarjo, Kertajaya Kota Mojokerto, Anjuk Ladang Nganjuk, Caruban kabupeten Madiun.

Ada juga terminal Maospati Magetan, terminal Magetan di Magetan, Ngadirejo Pacitan, Kesamben Kabupaten Blitar, Batu Kota Batu, Hamid Rusdi Kota Malang, Landungsari kota Malang, Untung Suropati Kota Pasuruan, Minak Koncar Lumajang, Ambulu Jember.

Selain itu juga terminal Arjasa Jember, terminal Bondowoso di Bondowoso, terminal Situbondo di Situbondo, Brawijaya Banyuwangi, Trunojoyo Sampang, Ronggo Sukowati Pamekasan, serta terminal Bangkalan di Bangkalan. (bid)

Sumber »

Komentar