Kamis, 13 Mei 2021
30 C
Sidoarjo
Kamis, 13 Mei 2021

Satgas: Perlu Ada Evaluasi Laboratorium Tes Covid-19

- Advertisement -
- Advertisement -

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyatakan perlu adanya evaluasi terhadap operasional laboratorium yang melakukan tes atau pemeriksaan sampel Covid-19 karena kerap terjadi penurunan sampel pemeriksaan di hari libur.

“Menurut analisis data terjadi penurunan testing setiap akhir pekan atau saat libur panjang. Ini merupakan salah satu tantangan yang sedang kita coba selesaikan,” kata Prof Wiku Adisasmito Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 di Jakarta, Jumat (6/11/2020).

Satgas Penanganan Covid-19 terus mendorong pemerintah daerah untuk melakukan testing secara maksimal serta menyeluruh sebagai upaya deteksi dini terhadap kasus positif Covid-19 di daerah masing-masing.

Satgas Covid-19, kata Wiku, terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas laboratorium serta fasilitas pendukung lainnya seperti reagen, namun masih ada kendala, seperti wilayah testing yang luas serta jumlah masyarakatnya.

Dalam mendukung upaya pemeriksaan spesimen, masyarakat dapat segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala Covid-19.

Terkait menurunnya jumlah hasil tes, kata Wiku, terdapat kendala pada alat testing serta tenaga pemeriksa meski dari waktu ke waktu sudah ditingkatkan. Koordinasi terus dilakukan dengan pemerintah daerah serta laboratorium-laboratorium untuk memastikan alat testing serta SDM yang dibutuhkan.

“Karena jumlahnya cukup banyak, kita harus memastikan satu per satu. Untuk total alat serta SDM yang dibutuhkan tergantung jumlah penduduk serta luas daerah,” ucapnya.

Wiku mengatakan pemerintah saat ini sedang melakukan perbaikan serta penyelarasan koordinasi per data dari kabupaten-kota ke provinsi serta ke pusat, yaitu ke Kementerian Kesehatan.

Satgas Penanganan Covid-19 mengantisipasi akan adanya pembaruan data setelah proses verifikasi di tingkat daerah serta pusat. “Ini merupakan upaya untuk mencapai tingkatan satu data Covid-19 serta interoperabilitas data pusat serta daerah,” tutur Wiku.(ant/tin/ipg)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -