Sabtu, 15 Mei 2021
32 C
Sidoarjo
Sabtu, 15 Mei 2021

RSUD Caruban Biarkan Mobil Ambulans Mangkrak

- Advertisement -
- Advertisement -

 

MADIUN – RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, agaknya tidak cakap merawat inventaris yang dimilikinya. Terpantau, satu unit mobil ambulans, bertahun tahun mangkrak di halaman parkir belakang rumah sakit tipe B tersebut.

Parahnya, bagian kabin ambualans berplat merah, AE 8001 EX, tersebut justru dimanfaatkan sebagai gudang penyimpanan pakan ternak serta alat pertanian. Praktis, areal ruang pasien yang harusnya bersih, segar serta nyaman menjadi kumuh serta menjijikkan.

Bukan sekedar bagian interior. Melihat keseluruhan kondisi kendaraan yang berkarat di beberapa bagian, ban kempes serta kerusakan lainnya, diperkirakan tak sedikit sejumlah peralatan medis yang terintegrasi sebagai penunjang perawatan pasien saat mobiling, tidak berfungsi.

Ketidak seriusan pihak RSUD Caruban dalam menjaga, merawat serta memfungsikan aset medisnya tersebut, yang saat ini tengah disoroti Bambang Gembik, anggota LSM Garda Terate Madiun.

Ditemui jurnalis di areal parkir RSUD Caruban, Jumat, (6/ 11), Bambang Gembik menyesalkan pihak rumah sakit yang dengan sengaja menyia nyiakan instrumen penting tersebut.

“Ambulans bagi rumah sakit itu kan ibarat sabit atau cangkul bagi seorang petani. Jadi alat kerjanya. Terintegrasi gitu lah. Gak bisa alat kerjanya diumbar seperti ini. Dibiarkan mangkrak,” tegas Gembik.

Lanjut Gembik, melalui pajak yang warga masyarakat bayar, dia merasa ikut memiliki ambulans tersebut. Karenanya, Gembik punya hak untuk mempertanyakan kejelasannya pada pihak rumah sakit.

Sementara Humas RSUD Caruban, Yoyok Setyawan, yang dihubungi terpisah mengakui mangkraknya ambulans tersebut.

“Dulu pernah dikembalikan pada pihak Pengelola Aset Daerah Pemkab setempat. Namun gak jadi karena di sana tidak ada tempatnya. Akhirnya dijadikan gudang di sini,” tutur Yoyok yang mengaku tidak tahu persis berapa lama mangkraknya.

Seorang Satpam RSUD Caruban yang ngepos tak jauh dari lokasi parkir ambulans, memperkirakan mangkraknya kendaraan operasional medis itu lebih dari 5 tahun.

“Sebelum di sini, dulu ambulans itu kan berada di halaman depan rumah sakit. Banyak yang bilang itu angker. Malah sering banyak pihak yang mengaku melihat adanya hantu dalam ambulans itu,” aku Satpam tersebut.

Sementara Direktur RSUD Caruban, drg. Farid Aminudin, yang dikonfirmasi jurnalis melalui WA tidak merespon, meski tertera centang biru, sebagai tanda sudah dibaca. (fin/jtm)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -