Sabtu, 15 Mei 2021
32 C
Sidoarjo
Sabtu, 15 Mei 2021

Menteri BUMN Dukung Investigasi Kasus Korupsi Garuda-Bombardier

- Advertisement -
- Advertisement -

Erick Thohir Menteri BUMN mendukung investigasi kasus korupsi yang melibatkan Garuda Indonesia serta produsen pesawat internasional Bombardier Setelah lembaga Serious Fraud Office asal Inggris mengumumkan akan memulai investigasi terhadap kasus yang melibatkan Emirsyah Satar Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia 2005-2014.

“Kami di Kementerian BUMN sangat mendukung untuk penindaklanjutan masalah hukum di Garuda karena ini merupakan bagian dari good corporate governance serta transparasi yang dijalankan sejak awal kami menjabat serta sesuai dengan program transformasi BUMN,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Jumat (6/11/2020).

Erick Thohir mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum KPK, Kementerian Hukum serta HAM, serta Kejaksaan, dalam penanganan kasus Garuda ini.

“Kementerian Hukum serta HAM membantu kami dalam melakukan revisi kontrak melalui mutual legal assistance,” kata Erick Thohir seperti Antara.

Sebelumnya lembaga Serious Fraud Office asal Inggris mengumumkan telah memulai investigasi terkait kasus korupsi yang melibatkan maskapai Garuda Indonesia serta produsen pesawat Bombardier.

Sedangkan Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia 2005-2014 Emirsyah Satar yang terlibat dalam kasus itu telah dituntut 12 tahun penjara ditambah denda Rp10 miliar subsider 8 bulan kurungan, karena dinilai terbukti menerima suap senilai sekitar Rp49,3 miliar serta pencucian uang senilai sekitar Rp87,464 miliar.

Dalam dakwaan pertama Emirsyah Satar selaku Direktur Utama PT Garuda Indonesia tahun 2005-2014 didakwa bersama-sama dengan Hadinoto Soedigno serta Capt Agus Wahyudo menerima uang dengan jumlah keseluruhan Rp8,859 miliar, 884.200 dolar AS, 1.020.975 euro, serta 1.189.208 dolar Singapura.

Uang suap berasal dari Airbus SAS, Roll-Royce Plc, serta Avions de Transport regional (ATR), serta Bombardier Canada, melalui Hollingsworld Management International Ltd Hong Kong serta Summberville Pacific Inc.

Suap itu salah satunya berkaitan dengan penerimaan uang atas pengadaan pesawat Sub-100 seater Canadian Regional Jet 1.000 Next Generation (CRJ1.000NG) dari Bombardier Aerospace Commercial Aircraft (selanjutnya disebut Bombardier) melalui Hollingworth Management International (HMI) serta Summerville Pasific Inc.(ant/tin/ipg)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -