Kamis, 13 Mei 2021
30 C
Sidoarjo
Kamis, 13 Mei 2021

Galeri “Try Prasetya” Bukti Pengabdiaan Angkawasan RRI

- Advertisement -
- Advertisement -

 

Wawancara Khusus dengan Kepala RRI Surabaya, Dra Sumarlina, MM.

KEPEKAAN Kepala Radio Republik Indonesia (RRI) Surabaya Dra Sumarlina MM, merancang galeri di kompleks kantor megah RRI Surabaya, merupakan prestasi tersendiri. Bagi perempuan asli Sumenep 60 tahun lalu, sepakat bahwa generasi mendatang harus tetap mengenal perjuangan generasi masa lalu, khususnya pengorbanan luar biasa RRI menjadi bagian dari sejarah republik ini.

Setidaknya, 25 hari setelah kemerdekaan Negara RI diproklamirkan, RRI sebagai radio kebangsaan tiada henti melanjutkan perjuangnan dalam mempertahankan kemerdekaan. Baik andil dalam peperangan fisik maupun peperangan udara, melalui siaran radio.

Salah satu tonggak sepak terjang RRI, ialah diproklamirkan Tri Srasetya RRI pada 11 September 1945, sebagai janji para angkasawan RRI. Pertama, menyelamatkan segala alat siaran radio dari siapapun; Kedua, mengemudikan siaran RRI sebagai alat perjuangan serta alat revolusi; serta ketiga, berdiri di atas segala aliran serta keyakinan, partai, atau golongan dengan mengutamakan persatuan bangsa serta keselamatan negara.

Begitu hebat serta bermartabat RRI, serta di tengah modernisasi juga melakukan berbagai konvergensi media. Tetapi di antara kemajuan itu, banyak saksi bisu dalam perjuangan berbangsa serta bernegara, maka RRI Surabaya telah mewujudkan Galeri Try Prasetya RRI.

Berikut ini wawancara Transparansi dengan Kepala Stasiun RRI Surabaya Dra Sumarlina MM, yang dengan sabar serta telaten serta begitu serius menata dengan berbagai sentuhan keibuan.

Alhamdulillah, malam ini (Kamis, 5/11/2020) Galeri Try Prasetya RRI di Gedung RRI Surabaya diresmikan, bagaimana perasaan Anda sebelum mengakhiri pengabdian di RRI?

Alhamdulillah, jujur saya sangat senang serta sangat bahagia, tetapi semua itu karena kecintaan terhadap RRI seperti terus saya bawa kapan pun, serta Galeri ini ialah salah satu cara saya mengingat RRI, juga generasi mendatang yang tidak tentu dapat cerita RRI masa kini dalam mengingat serta mengenang perjuangan masa lalu.

Semangat apa hingga mampu mewujudkan Galeri ini?

Semangat dibangunnya Galeri ini sebagai wujud kebanggaan, kecintaan serta kesetiaan terhadap RRI. Apalagi RRI sebagai lembaga yang lahir bersamaan dengan lahirnya Indonesia sebagai Negara Merdeka.

Lantas, apa motivasi mewujudkan Galeri ini?

RRI mengalami periodisasi perjuangan dengan penyiaran seluruh angkasawan bebagai masa; masa revolusi serta perjuangan, masa kemerdekaan, masa orde lama, masa orde baru, masa reformasi, mengalami transformasi dari media mainstream ke media digital yang multy platform ini tidak boleh hilang dari ingatan generasi penerus RRI, RRI memiliki sejarah dari alat operasional yang digunakan dari zaman revolusi sampai zaman reformasi, digitalisasi, multi platform, ini yang harus dikenal oleh generasi millenial, bahwa RRI serta generasi-generasi berikutnya tetap dikenal serta dicintai sebagai suara bangsa serta suara negara.

Apa makna serta arti Galeri ini?

Makna serta arti dari Galeri ini, baik secara internal maupun ekxternal, bahwa dengan peralatan sederhana zaman itu, RRI Surabaya khususnya dapat memberi edukasi, informasi melalui berbagai program siaran RRI.

Mengapa begitu punya tekad kuat mewujudkan Galeri ini?

Tekad itu begitu kuat, karena mampu memberi tinggalan menyemangati bangsa dalam berjuang serta mengisi kemerdekaan.

Inilah dasar tekad membangun serta menyelesaikan Galeri di masa akhir tugas. Ya selain, ada tetengger (tanda) generasi saat ini serta mendatang tetap pada jargon Jasmerah (Jangan Melupakan/ Meninggalkan Sejarah)

Nilai lebih dari Galeri ini?

Yang jelas, ada peralatan RRI sejak RRI Surabaya berdiri yang selama ini tersimpan berserakan di gudang, dipojok pojok ruangan di bawah kolong-kolong meja serta lemari. Semua itu tidak pernah dijamah serta ditengok hingga berkarat serta berdebu karena memang barang bekas, serta dianggap rongsokan karema memang juga sudah tidak ada datanya di BUMN.

Ternyata, semua itu sebagai barang berharga serta punya kelebihan. Inilah kita rajut dengan teman-teman, sehingga barang dengan nilai sangat berharga dapat diselamatkan, sekaligus ditata menjadi barang bersejarah yang memiliki makna da arti, bagian dari berdiri serta adanya RRI khususnya RRI Surabaya.

Ya maka jadilah Galeri yang kami beri nama sesuai komitmen atas keberlangsungan RRI atau ruh dari RRI, yang kami beri nama “TRY PRASETYA RRI”. Ada bukti catatan pengabdian Angkasawan RRI.

Jadi Galeri ini terdapat barang apa saja?

Data perang yang dipajang berupa alat teknik dari tahun 40-an sampai tahun 70-an. Ada juga lagu Piringan Hitam dari tahun 50 an sampai tahun 60 an. Lagu kaset dari tahun 60 an sampai tahun 90 an. Alat musik dari tauun 50 an sampai dengan tahun 70 an. Ada pula rekaman, Proklamator Sukarno-Hatta, Pahlawan Pendiri RRI Yang Mengumumkan Indonesia Merdeka ke seantero Dunia Yusuf Rono Dipuro. Yang heroic, Pejuang 10 November  Bung Tomo.

Rill Tap yang memutar suara asli Bung Karno membacakan naskah proklamasi, Gamelan Asli tahun 60 an…Alat tulis tahun 50 an hingga tahun 70 an, ada piano tahun 60 an, lampu pemancar serta masih banyak lagi.

Bagaimana setelah malam ini di-launching atau diresmikan?

Alhamdulilllah ada sebuah peninggalan sejarah terselamatkan, Alhamdulillah menjadi kekayaan bagi RRI Surabaya sebagai bagian perjuangan RRI seluruh nusantara. serta sinilah di RRI Surabaya masih tersimpan sejarah RRI, Sekali di Udara Tetap di Udara.  (Djoko Tetuko)

 

 

Profil Dra Sumarlina, MM.

Tempat tanggal lahir : Sumenep, 10 Septermber 1960

Pendidikan                   : S2

Agama                           : Islam

Suami                            : Kasman (Pensiun PNS)

Putra                             : 3 orang,   Cucu : 7 orang

Hobi                              : Olahraga serta seni

Riwayat Pekerjaan (Karir)

Penyiar di RRI Sumenep mulai tahun 1979-1989; Kasi Siaran 1989 -1998 ;

Manager Pemasaran RRI Sumenep 1998-2006 ;

Senior Manager Pemasaran 2006-2010 (Kabid LPU di RRI Jakarta)

Kepala RRI Jember 2010-2012 ; Kepala RRI Gorontalo 2012-2014

Kepala RRI Makasar Januari-Desember 2015, Kepala RRI Pekanbaru 2016 -2017

Kepala RRI Yogyakarta 2017-2018 Kepala RRI Jakarta 2018-2019

Kepala RRI Surabaya September 2019 – Sekarang. (*)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -