/*
*/
Senin, 1 Maret 2021
26 C
Sidoarjo
Senin, 1 Maret 2021
Jatim Masih Banyak Warga Kota Surabaya Berusia 17 Tahun Belum Perekaman KTP Elektronik

Masih Banyak Warga Kota Surabaya Berusia 17 Tahun Belum Perekaman KTP Elektronik

SURABAYA – Masih banyak warga Kota Surabaya yang sudah berusia 17 tahun tetapi belum melakukan perekaman KTP Elektronik. Untuk itu Dinas Kependudukan serta Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya mengundang 71.559 warga yang masih belum melakukan perekaman KTP Elektronik terutama bagi mereka yang sudah berusia 17 tahun.

Kepala Dinas Kependudukan serta Pencatatan Sipil (Kadispendukcapil) Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji menjelaskan, Surat undangan itu akan mulai dikirimkan pada Rabu, 4 November 2020 ini.

Rinciannya dari total undangan itu diantaranya, warga dengan usia 17 tahun antara tanggal 10 November-9 Desember 2020 sebanyak 4.271 orang. Kemudian warga yang usianya 17 di tahun 2020 sebelum tanggal 10 November berjumlah 23.006 serta usia 17 tahun sebelum tahun 2020, totalnya mencapai 44.282 jiwa.

Baca juga :  Maksimalkan PPKM Skala Mikro, Bhabinkantibmas Dibekali Tracing Covid-19

“Mungkin warga itu berada di luar kota karena bekerja atau menempuh studi. Nah dengan adanya surat ini barangkali keluarganya menyampaikan untuk mengurus perekaman,” jelas Agus seperti dikutip petisi.co, PortalSidoarjo.com mengutip dari siberindo.co..

Mekanisme perekaman bagi masyarakat yang telah berusia 17 tahun dengan rentan waktu antara tanggal 10 November sampai 9 Desember 2020 mendatang, bisa melakukannya di Lantai Satu Mal Pelayanan Publik Gedung Siola.

“Jadi pada saat warga yang belum berusia 17 tahun itu, datanya akan kami simpan dahulu hingga tepat 17 tahun baru kami update ke server KTP-el di Jakarta secara online. Sehingga KTP elektroniknya semakin cepat tercetak,” katanya.

Bagi warga yang usianya telah 17 di tahun 2020 sebelum tanggal 10 November serta orang dengan usia 17 tahun sebelum tahun 2020 bisa melakukan perekaman di kantor kecamatan sesuai dengan wilayah tempat tinggalnya masing-masing.

Baca juga :  Rumah di Surabaya Yang Terbakar Sudah Padam, 2 Orang yang Terjebak Ditemukan Tewas

Pembagian ini dilakukan untuk menghindari penumpukan antrian dari warga yang hendak melakukan perekaman KTP Elektronik. “Kami bagi seperti itu agar tidak terjadi penumpukan antrean perekaman di Siola. Tiap kecamatan juga dapat melayani,” terang dia.

Sementara itu untuk jam pelayanan tersebut bisa dilakukan mulai hari Senin-Jumat, pukul 07.30-21.30 WIB. Sedangkan jadwal pada hari Sabtu, pelayanan bisa dilakukan sejak pukul 08.00-17.00 WIB.

“Kemudian, setelah tiba di lokasi, warga dapat mengambil antrean secara online dari website http://ssw.surabaya.go.id/anjungan/. Setelah itu pilih antrean e-KTP Siola serta klik perekaman. Itu ialah nomor antreannya. Untuk di kecamatan jam serta harinya mengikuti jam kecamatan,” urai Agus.

Persyaratan yang dibutuhkan warga yang akan melakukan perekaman di Gedung Siola atau pun Kantor Kecamatan, cukup menyertakan foto copy Kartu Keluarga (KK), nantinya hal itu diperlukan untuk memastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK), berpakaian rapi serta tidak menggunakan soft lens.

Baca juga :  PWI Kediri Akan Tanam Dua Ribu Pohon

“Kami harap masyarakat dapat memanfaatkan ini dengan baik,” pungkas Agus. (nan)

Sumber »

Komentar

Konten Terbaru