Kamis, 13 Mei 2021
32 C
Sidoarjo
Kamis, 13 Mei 2021

Geliat BNNK Surabaya Bebaskan SMP dari Narkotika Patut Diteladani

- Advertisement -
- Advertisement -

Oleh: H. Djoko Tetuko Abd. Latief, MSi

Pengurus SMSI Pusat

Badan Narkotika Nasional (BNN), mempunyai tugas serta fungsi tidak ringan dalam upaya melakukan pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Kepala BNNK Surabaya Kartono, SH, M.Hum melakukan gerakan aktif masuk ke Sekolah Menengah Pertama (SMP), tentu saja sebagai kampanye hidup tanpa gangguan narkotika.

Rangkaian aktifitas BNNK Surabaya luar biasa, termasuk Selasa (3/11/2020) bertempat di SMP Negeri 50 Jl. Sukomanunggal Surabaya, melaksanakan program kerjasama dengan Lembaga lembaga pendidikan di jalan Sukomanunggal,

Kepala BNNK Surabaya Kartono, SH, M.Hum bersama Kepala Sekolah SMP Negeri 50, Drs Eko Isdianto, MPd, disaksikan 15 pendidik melakukan perjanjian kerjasama dengan harapan melalui MoU ini sekolah ke depan lingkungan sekolah sejak dini dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba.

BNN ialah sebuah Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) Indonesia yang mempunyai tugas di bidang pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, psikotropika, prekursor serta bahan adiktif lainnya.

Kepala Sekolah SMP Negeri 50, Drs. Eko Isdianto,M.Pd menyambut baik dengan kerjasama ini. Perjanjian kerjasama ini untuk sinergitas P4GN dengan mencegah serta memberantas penyalahgunaan narkoba yang direncanakan ke depan melalui gerakan aksi lingkungan sekolah bersih serta bebas dari penyalahgunaan narkoba untuk tiga tahun ke depan.

Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020, perjanjian kerjasama ini sebagai bentuk rencana aksi nasional khususnya di lingkungan pendidikan untuk bersama-sama BNN Kota Surabaya melaksanakan program P4GN. Salah satunya membentuk Satgas P4GN di lingkungan sekolah SMP Negeri 50 yang terdiri dari para siswa-siswi yang dikoordinir oleh pendidik BK.

Selain itu, BNN Kota Surabaya melalui Humas juga menyampaikan perjanjian kerjasama ini sebagai bentuk pelayanan deteksi dini, baik tes urine serta assessment bilamana ada siswa yang terindikasi menyalahgunakan narkoba. Nantinya pihak sekolah melalui pendidik BK dapat langsung ke BNN untuk mengarahkan siswa tersebut untuk menjalani proses assessment dengan didampingi wali murid.

Sekedar diketahui, bahwa fungsi BNN di antaranya ialah;

1. Penyusunan serta perumusan kebijakan nasional di bidang pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, psikotropika serta prekursor serta bahan adiktif lainnya kecuali bahan adiktif untuk tembakau serta alkohol yang selanjutnya disingkat dengan P4GN.

2. Penyusunan, perumusan serta penetapan norma, standar, kriteria serta prosedur P4GN.
Penyusunan perencanaan, program serta anggaran BNN.
Penyusunan serta perumusan kebijakan teknis pencegahan, pemberdayaan masyarakat, pemberantasan, rehabilitasi, hukum serta kerjasama di bidang P4GN.

3. Pelaksanaan kebijakan nasional serta kebijakna teknis P4GN di bidang pencegahan, pemberdayaan masyarakat, pemberantasan, rehabilitasi, hukum serta kerjasama.

4. Pelaksanaan pembinaan teknis di bidang P4GN pada instansi vertikal di lingkungan BNN.

5. Pengoordinasian instansi pemerintah terkait serta komponen masyarakat dalam rangka penyusunan serta perumusan serta pelaksanaan kebijakan nasional di bidang P4GN.

6. Pelaksanaan penyusunan, pengkajian serta perumusan peraturan perundang-undangan serta pemberian bantuan hukum di bidang P4GN.

7. Pelaksanaan kerjasama nasional, regional serta internasional di bidang P4GN.

8. Pelaksanaan pendataan serta informasi nasional penelitian serta pengembangan, serta pendidikan serta pelatihan di bidang P4GN.

9. Pelaksanaan pengujian narkotika, psikotropika serta prekursor serta bahan adiktif lainnya, kecuali bahan adiktif untuk tembakau serta alkohol.

Masih cukup banyak fungsi BNN dalam melakukan berbagai fungsi sebagaimana amanat peraturan perundangan. Namun, keaktifan BNN Surabaya patut menjadi contoh program prioritas pencegahan sampai ke titik paling bawah, serta usia atau generasi rawan pengaruh narkotika.

Khoirunnas An’fauhum Linnas (sebaik-baik manusia, bermanfaat bagi manusia yang lain). (@)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -