Kamis, 13 Mei 2021
30 C
Sidoarjo
Kamis, 13 Mei 2021

World Kids Carnival 2020 Siap Digelar dengan Memperhatikan Prokes Ketat

- Advertisement -
- Advertisement -

JEMBER – World Kids Carnival (WKC) 2020 yang digagas manajemen Jember Fashion Carnaval (JFC) siap digelar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

“Tentu saja dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, karena pelaksanaan ini bertepatan dengan pandemi Covid-19,” kata Presiden JFC, Budi Setiawan, Setelah beraudiensi dengan Plt. Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, seperti dikutip petisi.co, PortalSidoarjo.com mengutip dari siberindo.co., Selasa 03 November 2020.

Kesuksesan WKC, lanjut Budi, tidak hanya fokus pada konten. Juga sukses dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Lebih lanjut Budi menyampaikan bahwa WKC digelar di lima benua secara virtual. Sementara puncak pelaksanaannya di Jember pada tanggal 22 November 2020. “Jember sebagai perwakilan Indonesia,” tambah Budi.

WKC 2020 merupakan karnaval anak-anak dari masing-masing benua yang digelar secara bergantian. Pelaksanaannya disiarkan langsung secara virtual, yang kemudian didokumentasikan dalam format video.

Setiap peserta WKC 2020 terdiri dari talent kids, serta lokal host yang berfungsi sebagai penyaji cerita tentang latar belakang anak-anak. Kostum yang digunakan merupakan pesan perdamaian untuk dunia.

WKC sendiri digelar untuk memberikan kontribusi pada dunia guna menciptakan perdamaian dunia, mendorong keberlangsungan harmonisasi global, serta simbol bangsa Indonesia tetap mampu memberikan karya bagi dunia pada masa pandemi.

Sementara Plt. Bupati Jember, Drs. KH. A Muqit Arief, menyatakan sangat bangga dengan JFC. Meski dalam bayang-bayang pandemi Covid-19, JFC terus produktif, hingga mempunyai cara agar WKC 2020 tetap berjalan.

“Mungkin ini akan menjadi karnaval terbesar di dunia, karena melibatkan lima benua serta tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Jember, tegasnya, sangat mendukung kegiatan itu. Sebagai bentuk dukungan pada pihak JFC, salah satunya pemerintah membebaskan biaya pajak. (eva)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -