Sabtu, 15 Mei 2021
32 C
Sidoarjo
Sabtu, 15 Mei 2021

Kapolres Tulungagung Imbau Pemerintah Kembali Menggaungkan Penggunaan Masker

- Advertisement -
- Advertisement -

TULUNGAGUNG – Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia mengimbau, saat ini pemerintah kembali menggaungkan salah satu dari tiga prinsip protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 yaitu Menggunakan Masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak serta Menghindari Kerumunan (4M). Hal pertama yang ditekankan ialah pentingnya penggunaan masker.

Penggunaan masker memiliki peran besar dalam menurunkan risiko penularan Covid-19, yaitu hingga 50 persen. Namun, penggunaan masker harus dilakukan dengan benar serta didukung oleh protokol kesehatan yang lain seperti mencuci tangan dengan sabun serta air mengalir serta menjaga jarak fisik minimal satu meter.

“Polres Tulungagung tidak henti-hentinya mensosialisasikan pentingnya penggunaan masker bagi masyarakat, disertai dengan cara penggunaan masker yang baik serta benar dengan kampanye Gerakan Pakai Masker,” kata Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia seperti dikutip petisi.co, PortalSidoarjo.com mengutip dari siberindo.co..

Selain itu Polres Tulungagung juga mengajak berbagai lembaga serta organisasi atau bahkan komunitas masyarakat itu sendiri gencar mengampanyekan pentingnya penggunaan masker di masa pandemic Covid-19 yang belum berakhir.

“Kerja sama dengan berbagai Komunitas ialah gerakan saling membantu dalam rangka pencegahan serta penyebaran Covid-19 serta berbagi dengan masyarakat yang terdampak,” tambah kapolres, sambil membagikan 500 masker gratis serta 50 coklat di Pasar Kliwon, Kalangbret.

Kapolres juga menyampaikan bahwa pasar tradisional merupakan tempat yang ramai dikunjungi oleh orang banyak dalam satu waktu serta biasanya sulit melakukan pembatasan jarak fisik dikarenakan ramainya pengunjung. Namun para pedagang harus tetap berjualan serta pembeli pun harus mendapatkan bahan pangan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Sambil tetap bekerja serta berdagang, masyarakat diharapkan tetap wajib memakai masker serta mengikuti protokol pencegahan penularan virus Covid-19 yang lainnya seperti menjaga jarak fisik serta mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer,” jelasnya.

Dengan demikian, pasar tradisional yang merupakan urat nadi perekonomian Indonesia tetap bisa beroperasi serta menjaga ekonomi bisa bergerak secara normal.

Sebanyak 90 persen masyarakat Tulungagung sudah menggunakan masker dalam kesehariannya serta tinggal 10 persen orang yang belum. Populasi masyarakat yang 10 persen tersebut memiliki potensi menjadi penularan Covid-19 di masyarakat. Penularan Covid-19 di masyarakat sekarang ini terjadi dari orang ke orang di komunitas karena mobilitas yang cukup tinggi.

Oleh karena itu, penggunaan masker harus ditekankan dengan benar pada masyarakat mulai dari memilih jenis masker, memakainya dengan benar, melepas, serta cara membuangnya.

Penyebaran virus corona bisa dicegah apabila seluruh masyarakat disiplin serta semangat dalam gotong royong.

“Sebab, untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona harus dengan kerjasama dari semua pihak. Dengan ikut sertanya masyarakat maka semangat kegotong-royongan di saat menghadapi Pandemi Covid-19 terwujud,” pungkasnya.

Turut serta di acara giat pembagian masker, Camat Kauman Wachid Masrur, S. Sos, Kapolsek Kalangbret AKP Puji Hartanto, S.Pd, Danramil Kauman Kapten Inf Pamuji, Anggota serta BKTM Polsek Kalangbret. (par)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -