Sabtu, 15 Mei 2021
32 C
Sidoarjo
Sabtu, 15 Mei 2021

Sulit Dapatkan Pupuk Tani, PLT Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sampang Angkat Bicara

- Advertisement -
- Advertisement -

Sampang – Musim hujan ialah hal yang paling dinantikan oleh para petani untuk bercocok tanam, serta berharap menuai hasil yang memuaskan, tapi banyaknya petani yang kesulitan mendapatkan atau membeli pupuk sangatlah sulit serta harus memakai identitas berupa kartu tanda penduduk (KTP) serta kartu keluarga (KK) itupun tidak menjamin mendapatkan pupuk yang di harapkan.

Salah satu warga Desa Pancor Rabesan Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang mengatakan, pada awak media bagaimana hasil tanam masyarakat bisa subur kalau untuk mendapatkan pupuk saja sulitnya minta ampun.

“Sedangkan musim hujan sangat dinantikan oleh para petani seperti saya untuk bercocok tanam, padi, jagung, serta kacang. Kalau mendapatkan pupuk saja susah tidak menutup kemungkinan para petani di Kabupaten Sampang ini akan gagal panen,” kata Hj. Kholifah, Senin (02/11/2020). Seperti diberitakan Beritabangsa.com dikutip oleh PortalSidoarjo.com dari Siberindo.co.

Lanjut Hj. Kholifah, saya sangat berharap pada pemerintah daerah khususnya dinas terkait untuk memberi kemudahan bagi para petani untuk mendapat pupuk, agar hasil tanam dari masyarakat tani menjadi subur serta tidak gagal panen,” harapnya.

Selanjutnya, awak media Beritabangsa.com dikutip oleh PortalSidoarjo.com dari Siberindo.co. mengkonfirmasi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sampang, Suyono selaku PLT menjelaskan, pihak dinas pertanian sudah mensosialisasikan terkait untuk kartu tani, dengan mengumpulkan kartu tanda penduduk (KTP) serta kartu keluarga (KK) agar memperoleh pupuk bersubsidi.

“Apabila masyarakat atau petani yang belum mendapatkan kartu tani tersebut, silahkan datang ke kios untuk membawa Foto copy KTP serta KK, serta minta form lembaran untuk mengisi data identitas diri,” tutur Suyono, saat ditemui diruangannya.

Agar nanti bisa terlihat kalau warga tersebut layak untuk mendapatkan pupuk bersubsidi untuk para petani, dengan membawa form beserta KTP serta KK asli untuk dibawa ke BPP (Balai Penyuluh Pertanian) di Kecamatan masing-masing untuk ditambahkan datanya.

“Kalau seandainya ada kesulitan, monggo langsung datang ke kantor agar setiap warga bisa terlayani,” pungkas Suyono, PLT Dinas Pertanian Kabupaten Sampang. (Umar)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -