/*
*/
Kamis, 25 Februari 2021
25 C
Sidoarjo
Kamis, 25 Februari 2021
Jatim MenPAN-RB Minta Formasi CPNS 2021 Diajukan Sesuai Kebutuhan Riil

MenPAN-RB Minta Formasi CPNS 2021 Diajukan Sesuai Kebutuhan Riil

Tjahjo Kumolo Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara serta Reformasi Birokrasi (PAN-RB) meminta formasi calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diajukan Kementerian/ Lembaga serta Pemerintah Daerah sesuai dengan kebutuhan riil instansi masing-masing.

“Seringkali K/L khususnya Pemda menyusun formasi atas dasar keinginan, bukan atas dasar kebutuhan nyata. Sehingga terjadi pegawai yang direkrut tidak dapat didayagunakan secara optimal,” ujar Tjahjo pada wartawan di Jakarta, Minggu (1/11/2020).

Itu sebabnya, lanjut Tjahjo, masih ada instansi pemerintah yang mengeluh karena formasi CPNS yang diajukan masih tak terisi setelah pelaksanaan rekrutmen CPNS, seperti pada rekrutmen CPNS 2019 yang berlangsung hingga Oktober 2020.

Namun, pemerintah sudah menetapkan pada Kementerian/ Lembaga serta Pemda tersebut agar mengalihkan kebutuhan CPNS yang masih kosong tersebut pada usulan formasi CPNS untuk rekrutmen tahun 2021 nanti.

Baca juga :  Terkait Kasus UU ITE, Kapolri: Tersangka Sudah minta Maaf Tak Perlu Ditahan

“Namun demikian, pengalihan itu tetap memperhitungkan kebutuhan nyata dari instansi K/L, Pemda masing-masing,” kata mantan Menteri Dalam Negeri di Kabinet Kerja periode 2014-2019 lalu itu.

Apalagi, dengan adanya adaptasi kebiasaan baru (new normal), Tjahjo berharap K/L serta Pemda bisa melihat kebutuhan pegawai dengan riil memakai pendekatan Teknologi, Informasi, serta Komunikasi (TIK).

“Sehingga kebutuhan nyata pegawai, tidak sebanyak kebutuhan yang diinginkan,” kata Tjahjo seperti yang dilansir Antara.

Sebelumnya, pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyebut ada kekurangan 4.097 aparatur sipil negara untuk tenaga pendidik, kesehatan serta teknis akibat tidak adanya penerimaan pegawai sejak beberapa tahun terakhir.

Budi Perwira Negara Kepala Badan Kepegawaian serta Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Agam, di Lubukbasung, Rabu (8/7/2020), mengatakan Kabupaten Agam membutuhkan ASN sebanyak 10.425 orang, namun hanya tersedia 6.367 orang.

Baca juga :  Denda Pelanggar serta Pelaku Usaha senilai Rp 724 Juta Setelah Sebulan PPKM di Surabaya

Sedangkan ASN yang memasuki masa pensiun setiap tahun sekitar 250 sampai 300 orang.

Untuk mengatasi kekurangan itu, BKPSDM Agam mengajukan kebutuhan ASN ke Menpan-RB sebanyak 4.097 orang serta kebutuhan itu bakal diusulkan setiap tahun.

Pada 2020 mengajukan kebutuhan 583 orang, 2021 sebanyak 693 orang, 2022 sebanyak 995 orang, 2023 sebanyak 936 orang serta 2024 sebanyak 890 orang.

Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara serta Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sebelumnya menyatakan tidak akan membuka penerimaan CPNS dalam dua tahun.

Meski demikian, kata Tjahjo Kumolo, pihaknya tak menutup kemungkinan akan membuka kembali penerimaan CPNS pada 2021 jika melihat ketersediaan anggaran.(ant/tin)

Sumber »

Komentar

Konten Terbaru