Sabtu, 15 Mei 2021
32 C
Sidoarjo
Sabtu, 15 Mei 2021

JK: 2022 Indonesia Pulih dari Pandemi Covid-19

- Advertisement -
- Advertisement -

Jusuf Kalla memperkirakan pandemi Covid-19 di Indonesia baru bisa berakhir pada 2022. Kalla bilang, ada beberapa faktor yang menjadi dasar atas perkiraannya tersebut.

“Butuh waktu hingga 2022 bagi Indonesia untuk benar-benar pulih dari pandemi Covid-19,” katanya dalam siaran persnya, dilansir dari Antara, Minggu (1/11/2020).

Adapun yang menjadi faktor bahwa Indonesia baru bisa pulih dari pandemi pada 2022 mendatang, menurut Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu karena pertama, ketersediaan vaksin baru bisa terpenuhi pertengahan 2021 serta membutuhkan waktu lebih dari satu tahun untuk melakukan vaksinasi yang paling tidak pada 70 persen dari jumlah populasi di Indonesia.

Selain itu, negara produsen vaksin seperti China, Inggris serta Amerika tentunya akan mengutamakan kebutuhan dalam negerinya sebelum mengirimkannya ke negara lain termasuk Indonesia.

Menurutnya, yang bisa menyelesaikan pandemi ini hanya vaksin, bahkan informasinya pemeriksaan klinis vaksin baru keluar antara Januari hingga Februari 2021 serta mulai produksi pada Maret.

Kalla sudah memperhitungkan vaksinasi bertahap di dalam negeri diperkirakan mulai pada Mei serta Juni 2021. Pria yang pernah dua kali menjabat sebagai Wakil Presiden RI ini mencontohkan jika vaksinasi dilakukan secara besar-besaran, artinya 1 juta orang divaksin setiap harinya maka akan membutuhkan waktu sekitar satu tahun.

Tapi di sisi lain, pria yang akrab di sapa JK menambahkan untuk melakukan vaksinasi pada satu juta warga/hari bukanlah pekerjaan mudah. Mengingat untuk melakukan pemeriksaan Covid-19 kemampuan Indonesia hingga saat ini maksimum hanya 30 ribu spesimen/hari.

“Saya perkirakan vaksinasi massal yang rencananya dilakukan pada pertengahan 2021 hanya bisa diberikan pada 500 ribu jiwa setiap harinya,” tambahnya.

Di sisi lain, JK pun menginstruksikan pada seluruh relawan PMI sebelum vaksin tersedia, untuk saat ini agar lebih intensif dalam melakukan penyemprotan disinfektan atau disinfeksi untuk memutus mata rantai penyebaran atau minimalnya bisa menekan jumlah warga yang tertular Covid-19.

Lanjut dia, mendukung upaya pemerintah dalam melakukan vaksinasi pada masyarakat, PMI telah menyiapkan 230 Unit Donor Darah yang tersebar di berbagai Indonesia. (ant/dfn)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -