/*
*/
Kamis, 25 Februari 2021
28 C
Sidoarjo
Kamis, 25 Februari 2021
Jatim Diduga Hirup Gas Beracun, Petani di Ngawi Tewas saat Perbaiki Pompa di...

Diduga Hirup Gas Beracun, Petani di Ngawi Tewas saat Perbaiki Pompa di Dasar Sumur

NGAWI – Nahas menimpa Harni (60), warga Desa Simo, Kecamatan Kwadungan, Ngawi. Lelaki yang sehari-harinya bekerja sebagai petani itu, tewas diduga menghirup gas beracun saat memperbaiki kerusakan pompa air di dasar sumur sedalam 6 meter miliknya, Minggu (1/11).

Beruntung, anak korban bernama Kristantio yang juga nyaris turut jadi korban berhasil diselamatkan Agus, keluarganya. Kristantio yang sempat lemas di dasar sumur itu, bergegas turun ke sumur bermaksud  hendak menolong sang ayah.

Dalam kepanikan Agus berteriak minta tolong dan didengar warga sekitar. Warga yang umumnya petani dan sedang mengerjakan sawah ladangnya itu, sontak memenuhi lokasi kejadian.

Jasad korban langsung dievakuasi Tim Sar BPBD setempat yang mendapat laporan, menggunakan perlengkapan vertical rescue.

Baca juga :  Kyai Asep Deklarasikan ASC untuk Jalan Pemersatu Bangsa

Tewasnya korban diduga akibat menghirup gas beracun, yang memang sering terjadi di Ngawi, saat berupaya memperbaiki pompa air di dasar sumur.

Kepala Desa Simo, Darjo, kepada jurnalis menyebutkan, korban bersama dua anaknya, Kristiantio dan Agus, bermaksud memperbaiki pompa air di dasar sumur yang rusak.

Bagi korban pompa air tersebut tergolong vital, mengingat barang tersebut sehari-hari dipergunakan untuk irigasi sawahnya.

“Korban yang lemas dan pingsan langsung dilarikan ke Puskesmas Kwadungan untuk mendapat pertolongan, ” tutur Darjo. Di klinik yang sama, tambah Darjo, jasad korban juga dimintakan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Kwadungan, AKP Sumarijati menjelaskan, pemeriksaan awal pada tubuh korban tidak ditemukan adanya belas penganiayaan. Karenanya, kesimpulan awal polisi menduga tewasnya korban akibat murni kecelakaan, menghirup gas beracun, saat memperbaiki pompa air di dasar sumur. (fin/rie)

Komentar

Konten Terbaru

Jangan Lewatkan