Kamis, 13 Mei 2021
30 C
Sidoarjo
Kamis, 13 Mei 2021

pendidik Besar FK Unpad Tepis Isu Ketidakamanan Bakal Vaksin Covid-19 Produksi Sinovac

- Advertisement -
- Advertisement -

Cissy Rachiana Sudjana Prawira Kartasasmita pendidik Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran membantah isu ketidakamanan kandidat Vaksin Anti Covid-19 yang akan disuntikkan pada masyarakat.

Menurutnya, kalau bakal Vaksin Anti Covid-19 produksi Sinovac tidak aman atau menimbulkan efek samping yang berbahaya, maka tidak akan dilanjutkan sampai uji klinik fase 3.

“Kalau tidak aman, uji klinik sudah dihentikan dari awal. Dengan kata lain, tidak boleh naik kelas. Ini sudah bisa dikatakan aman, fase satu sudah ada reportnya, aman, kemudian dilanjutkan dengan fase 2, sudah dilaporkan aman,” katanya di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (30/10/2020).

Prof Cissy menambahkan, laporan uji klinis fase 1 serta 2 terdapat dalam jurnal-jurnal internasional yang sangat terakreditasi, serta sudah dipublikasikan.

“Dalam jurnal tersebut dikatakan uji klinik fase 1 serta 2 dari bakal Vaksin Covid-19 Sinovac sudah aman, itu bagus sekali. Tapi, memang laporan uji klinik fase 3 memang belum ada karena yang di Brasil mungkin baru selesai bulan Oktober, serta yang di Indonesia baru selesai tahun depan. Sebaiknya tunggu hasil dari uji klinik fase 3,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Cissy yang juga tercatat sebagai Ketua Satgas Imunisasi IDAI serta Ketua Pokja Vaksinasi Peralmuni bilang, uji klinis fase 3 tidak harus dilakukan di negara produsen vaksin tersebut.

Secara aturan, dia mengatakan boleh saja uji klinis fase 3 dilakukan di luar negeri. Tapi, agar hasilnya lebih meyakinkan, uji klinis fase 3 bisa dilakukan di negara yang ingin memakainya.

“Uji klinis fase 3 bertujuan untuk melihat efikasi atau khasiat dari vaksin serta keamanannya. Apakah setelah divaksinasi seseorang itu bisa jadi sakit atau tidak. serta, memang salah satu syarat uji klinis fase 3 harus dilakukan di lebih dari satu lokasi,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Dokter Cissy mengapresiasi imbauan Joko Widodo Presiden agar tim riset uji klinis vaksin tidak terburu-buru menyimpulkan.

“Kami sangat senang serta menyambut baik apa yang Bapak Presiden katakan mengenai Vaksin Covid-19 harus dipastikan aman, serta jangan terburu-buru. Karena keamanan untuk semua orang sangat penting,” pungkasnya.(rid/iss)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -