Kamis, 13 Mei 2021
30 C
Sidoarjo
Kamis, 13 Mei 2021

7 dari 8 Tersangka Kebakaran Kejagung Penuhi Panggilan Penyidik

- Advertisement -
- Advertisement -

Tujuh dari delapan orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Bareskrim di Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Satu tersangka yang tidak hadir ialah pejabat pembuat komitmen Kejaksaan Agung berinisial NH.

“Para tersangka yang hadir (dalam agenda pemeriksaan) berjumlah tujuh orang,” kata Brigjen Pol Ferdy Sambo Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, dilansir Antara.

Menurut dia, para tersangka diperiksa penyidik dengan didampingi penasehat hukum. “Tersangka UAM (mandor) menyiapkan penasehat hukum untuk para tukangnya serta untuk mendampingi yang bersangkutan,” kata Sambo.

Mereka diperiksa selama kurang lebih enam jam dari pukul 10.00 hingga pukul 16.00 WIB.

Pasca terjadinya kebakaran yang melahap Gedung Utama Kejagung pada Sabtu 22 Agustus 2020, Polri telah melakukan penyelidikan serta penyidikan selama 63 hari untuk mengungkap kasus ini.

Polri memeriksa 64 saksi dalam penyidikan kasus kebakaran Kejagung ini. Setelah gelar perkara Bareskrim bersama Kejagung, penyidik menyimpulkan penyebab awal kebakaran berasal dari kelalaian aktivitas merokok lima orang tersangka yang merupakan tukang bangunan.

Delapan orang ditetapkan menjadi tersangka dengan inisial S, H, T, K, IS, UAM, R serta NH. Tersangka S, H, T serta K ialah tukang bangunan, IS ialah tukang wallpaper, UAM merupakan mandor. Sementara R ialah Direktur PT APM. NH ialah pejabat pembuat komitmen Kejaksaan Agung.

Para tersangka dikenakan Pasal 188 KUHP juncto Pasal 55 serta Pasal 56 KUHP. Mereka terancam hukuman hingga lima tahun penjara. (ant/dfn/ipg)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -