Sabtu, 15 Mei 2021
29 C
Sidoarjo
Sabtu, 15 Mei 2021

Jokowi Perintahkan Jajarannya Siapkan Strategi Komunikasi Publik Program Vaksinasi Covid-19

- Advertisement -
- Advertisement -

Joko Widodo Presiden menegaskan pentingnya komunikasi publik sebelum pemerintah melaksanakan program vaksinasi massal Covid-19.

Maka dari itu, Presiden memerintahkan Menteri BUMN serta Menteri Komunikasi serta Informatika menyiapkan strategi komunikasi yang tepat.

Nantinya, kementerian tersebut bertugas menyampaikan informasi komperehensif pada publik, mengenai manfaat vaksin serta peta jalan pelaksanaan vaksinasi, sehingga tidak terjadi disinformasi di media massa serta media sosial.

“Strategi komunikasi publiknya disiapkan dengan baik. Saya minta timnya Pak Menteri BUMN disiapkan lagi mengenai strategi komunikasi, dibantu Kominfo, dijelaskan secara komperehensif pada publik,” katanya dalam rapat kabinet di Istana Merdeka, Jakarta, Senin siang (26/10/2020).

Presiden juga menyebut perlunya pelibatan majelis serta organisasi keagaamaan seperti MUI, NU, Muhammadiyah, serta ormas-ormas lainnya.

Ormas keagamaan itu nantinya berperan menjelaskan pada masyarakat mengenai manfaat serta kehalalan vaksin.

“Majelis serta organisasi keagaamaan, MUI, NU, Muhammadiyah, serta ormas-ormas yang lainnya perlu dilibatkan dari awal, terutama untuk menjelaskan soal manfaat vaksin serta meyakinkan pada umat mengenai kehalalan dari vaksin,” imbuhnya.

Kemudian, Jokowi minta tahapan pelaksanaan vaksinasi benar-benar terencana dengan detail.

Lebih lanjut, Presiden memerintahkan agar ada pelatihan serta simulasi pelaksanaan vaksinasi yang melibatkan tenaga kesehatan, aparat keamanan serta relawan.

Sekadar informasi, pemerintah sudah sepakat membeli vaksin dari Cansino, G42/Sinopharm, Sinovac, serta AstraZeneca.

Sekarang, bakal vaksin khusus Covid-19 produksi perusahaan farmasi luar negeri itu masih dalam tahap uji klinis fase 3.

Awalnya, pemerintah menargetkan program vaksinasi dimulai bulan November. Tapi, rencana itu kemungkinan molor karena Badan Pengawas Obat serta Makanan (BPOM) belum menerbitkan surat otorisasi penggunaan darurat.(rid/iss/ipg)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -